Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN Hari Jamu Nasional bertujuan mendorong pemerintah, baik Kementerian Kesehatan maupun Badan POM, serta pihak terkait agar mempromosikan dan menyosialisasikan jamu kepada masyarakat. Harapannya, konsumsi jamu tetap menjadi bagian budaya bangsa Indonesia.
Itu disampaikan Ketua Umum GP Jamu Dwi Ranny Zarman, Kamis (27/5), saat peringatan Hari Jamu Nasional Ke-13 yang dilakukan secara daring karena masih dalam kondisi pandemi covid-19. Acara bertema Memasyarakatkan jamu untuk menyehatkan masyarakat itu digelar bersamaan dengan Rakernas GP Jamu. Dwi berharap jamu juga dapat masuk ke rumah sakit dan melalui resep dokter.
Menurut Wakil Ketua Umum Humas GP Jamu Indonesia dan CEO and Founder Nucleus Farma Edward Basilianus, perlu pendampingan dari BPOM dalam proses pengurusan nomor izin edar (NIE) dan peningkatan izin fasilitas dari usaha mikro obat tradisional (UMOT) ke usaha kecil obat tradisional (UKOT) maupun UKOT ke industri obat tradisional (IOT). Dengan demikian, peluncuran produk jamu tidak terlalu lama.
"Soalnya, pengusaha tersebut sudah mengeluarkan banyak dana untuk pembuatan produk-produk jamu baru. Agar tidak terlalu lama dana berhenti, para pengusaha jamu butuh pendampingan BPOM. Semoga dengan perubahan yang bagus ini industri jamu akan menjadi industri jamu terbesar di negeri sendiri," tandas Edward dalam keterangan resmi, Kamis (2/5).
Ketua Badan POM Penny Lukito sebagai keynote speaker Rakernas GP Jamu mengatakan dalam memasyarakatkan jamu perlu didukung ABG alias akademisi, bisnis, dan government atau pemerintah ditambah masyarakat. Ia menguraikan akademisi dilibatkan dalam penelitian ilmiah. Bisnis ialah pelaku usaha bidang jamu dan obat tradisional yang menjaga kualitas, keamanan, dan kegunaan produk jamu yang dihasilkan untuk kesehatan konsumen.
Pemerintah, dalam hal ini BPOM, mempermudah perizinan, birokrasi sertifikasi, dan membantu UMKM dalam era digital. Masyarakat atau komunitas, imbuh Penny, harus juga diedukasi agar melek literasi konsumsi jamu yang sehat.
Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengutip pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi menambahkan bahwa hasil riset 31,4% masyarakat menggunakan ramuan tradisional dan 12,9 % meramu secara mandiri. Kementerian Kesehatan mengapresiasi situasi ini terutama di masa pandemi jamu masih menjadi pilihan masyarakat, karena secara turun temurun sudah digunakan sebagai warisan budaya dari nenek moyang. (RO/OL-14)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Informasi tersebut disajikan secara ringkas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengenal potensi tanaman atau obat herbal dengan lebih baik dan bijak
Produsen jamu ternama itu menggelontorkan dana Rp200 juta untuk memperlengkapi kebutuhan Lebaran mereka.
Ketua Badan POM Taruna Ikrar mengatakan, jamu tidak pernah sekadar soal nostalgia. Ia memandang jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif.
Sejak 2000, kata Irwan, Sido Muncul mulai melakukan uji toksisitas dan uji khasiat.
Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul senilai Rp280 juta.
Masih banyak daerah belum terjangkau, terisolir
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved