Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut masih ada sekolah yang belum mengisi daftar periksa terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Salah satu penyebabnya adalah panjangnya daftar periksa yang harus diisi sekolah. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi guna dibuat lebih ringkas, padat, efektif, dan efisien.
"Untuk kesiapan sekolah melaksanakan PTM terbatas diimbau agar segera mengisi daftar periksa dari Kemendikbud," kata Plt Direktur SMA Kemendikbud Purwadi pada diskusi pendidikan tentang Persiapan PTM Terbatas yang digelar Forum Wartawan Pendidikan dan Kebudayaan (Fortadikbud) bersama Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat ( BKHM) Kemendikbud, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/4).
Menurut Purwadi, jumlah sekolah yang mengisi daftar periksa dari Kemendikbud itu terus bertambah. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada guru-guru dan sekolah yang antusias untuk melakukan persiapan agar segera membuka PTM Terbatas.
"Pertanyaannya, kenapa sekolah ada yang belum mengisi daftar periksa. Ini harus kita evaluasi," kata Purwadi.
Dia memperkirakan ada beberapa hal yang menyebabkan sekolah belum mengisi daftar periksa tersebut. Diantaranya panjangnya daftar periksa yang harus diisi sekolah. Purwadi berpendapat, seharusnya daftar periksa tersebut dipersingkat dan diperpadat.
"Kita perlu duduk bersama terkait banyaknya pertanyaan yang disampaikan di daftar periksa. Harusnya yang penting-penting saja sehingga sekolah bisa mengisi dan cepat," ungkapnya.
Terlebih lagi, tambah Purwadi, sebagian data yang dipertanyakan dalam daftar periksa sudah ada di dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang sudah diisikan sekolah secara berkala.
Dalam kesempatan sama, Purwadi kembali memberi gambaran terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang diterbitkan beberapa waktu lalu. Salah satu dorongan terkuatnya adalah karena kurang efektifnya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring.
Pelaksanaan PJJ daring selama ini diakui Purwadi menimbulkan learning loss. "Terutama di level bawah. PJJ daring harus pakai device. Sedangkan di daerah yang tidak terjangkau sinyal harus pakai guru kunjung," bebernya
Tidak hanya itu, proses PJJ pun semakin tidak efektif mengingat saat guru memberi tugas kepada siswa ternyata tidak selalu dikerjakan oleh siswa. "Terkadang orang tuanya yang mengerjakan. Jadi selama PJJ yang sekolah orang tuanya, bukan anaknya," terang Purwadi
Plt BKHM Kemendikbud Hendarman menambahkan PTM merupakan kewenangan daerah masing-masing. Bagi daerah atau sekolah yang belum menyerahkan daftar periksa diimbau agar menyegerakan. "PTM seharusnya sudah bisa dimulai ketika SKB 4 Menteri pertama diterbitkan pada 2020 yang dimulai dari zona hijau," jelasnya. (OL-15)
JPU menolak pledoi Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbud. Sidang duplik dijadwalkan 27 April 2026.
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved