Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN diplomat sangat penting dalam hubungan antar negara. Hal itu membuat institusi pendidikan harus bisa melahirkan diplomat-diplomat berkualitas.
"Diplomasi Indonesia sangat bergantung pada peran para diplomat. Sehingga penting bagi institusi pendidikan untuk membantu Indonesia mencetak calon-calon diplomat," ungkap Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FH UP) Prof. Dr. Eddy Pratomo dalam Diskusi publik 'Dinamika Diplomasi Indonesia dalam Persepektif Hukum dan Hubungan Internasional' yang berlangsung secara daring, Rabu (24/3).
Diskusi publik yang dilakukan atas kerja sama FH UP, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas), dan Asosiasi Profesor Indonesia (API) ini dilaksanakan bersamaan dengan acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FH UP dan FISIP Unhas.
Kerja sama ini, diharapkan akan mendukung kedua fakultas untuk melaksanakan kurikulum Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). Kerja sama ini nantinya akan dibuat lebih komprehensif antara universitas melalui penandatangan MoU dalam waktu dekat.
Eddy Pratomo, penulis buku 'Diplomat Kesasar', lebih lanjut berharap dengan kerja sama FH UP dan FISIP Unhas bisa mencetak calon-calon diplomat berkuatlitas. "Saya juga berharap buku 'Diplomat Kesasar' yang saya tulis bisa menjadi referensi yang memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda,” ucap Eddy Pratomo.
Ketua API, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc mengatakan nelalui diskusi ini para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran umum tentang profesi diplomat. (RO/OL-15)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved