Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan sejumlah daerah untuk mewaspadai intensitas curah hujan tinggi pada Jumat (9/10) hingga Sabtu (10/10). Tiga daerah yang berstatus siaga di wilayah Indonesia Barat adalah Aceh, Bengkulu dan Sumatra Selatan.
Informasi prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat itu dirilis BMKG dalam laman resminya pada Kamis, 8 Oktober 2020, berlaku 9 Oktober hingga 10 Oktober 2020. Status siaga ditunjukkan dengan warna oranye pada tiga provinsi itu, berdasarkan data dan analisis cuaca BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari ketiga wilayah itu, saat ini Bengkulu masih berjibaku mengatasi banjir susulan yang terjadi Kamis (8/10) karena tingginya curah hujan. Sebanyak 225 jiwa mengungsi setelah banjir menerjang 10 desa di Kabupaten Seluma. Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno mencatat curah hujan di Bengkulu sebesar 110 mm masuk dalam kategori sangat lebat, sepanjang Rabu (7/10) hingga Kamis (8/10).
Jika Aceh, Bengkulu dan Sumsel berstatus siaga banjir, BMKG menempatkan sejumlah wilayah lain di wilayah Indonesia Barat dalam status waspada, yang ditunjukkan dengan warna kuning. Mereka terdiri dari Sumatra Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Untuk diketahui, prakiraan cuaca berbasis dampak atau Impact-Based Forecast (IBF) merupakan informasi prakiraan cuaca yang sudah memperhitungkan potensi dampak yang akan terjadi akibat dari cuaca. Dalam sistem IBF juga disajikan rekomendasi respon atau langkah yang harus dilakukan oleh stakeholder/user atau masyarakat terkait dampak dari dinamika cuaca tersebut.
Adapun, komponen penting dalam sistem IBF adalah risk (risiko), yang merupakan irisan antara hazard (bahaya), exposure (keterpaparan), dan vulnerability (kerentanan). Besarnya risiko sangat bergantung pada besarnya hubungan ketiga komponen tersebut. Semakin erat hubungan hazard, exposure, dan vulnerability, risk akan semakin besar, dan sebaliknya.
Dalam sistem IBF, risiko dibuat dalam bentuk matriks (risk matrix) untuk menentukan warning level. Berdasarkan matriks ini, warning level dibuat dengan mempertimbangkan besar kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact). (H-2)
BNPB mengungkap bahwa banjir yang melanda Surakarta dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dipicu oleh intensitas hujan tinggi sebagai dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 92S.
Agus mengingatkan pengalaman 2023 ketika banyak tempat pembuangan akhir sampah ikut terbakar dan menimbulkan masalah serius.
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan perempuan sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku utama dalam pembangunan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus meningkat.
Rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sedangkan yang rusak berat, diganti dengan pembangunan baru.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved