Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNIKAHAN anak di bawah umur merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia sehingga diperlukan adanya pendidikan reproduksi agar masyarakat dapat memahami dan menghentikan praktik tersebut. Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menjelaskan pendidikan reproduksi kepada masyarakat diharapkan dapat menghapus praktik perkawinan anak.
“Pendidikan reproduksi itu bisa dilakukan di sekolah, kelompok remaja, LSM. Itu penting dilaksanakan ke depan,” kata Hasto dalam Webinar Pencegahan Perkawinan Anak di Indonesia di Jakarta, kemarin. “BKKBN juga sudah melakukan terobosan untuk hadir di tengah remaja dan anak dengan melaunching web Siap Nikah,” jelasnya.
Hasto Wardoyo menjelaskan dari segi kesehatan, anak di bawah 18 tahun belum siap untuk menikah. Pasalnya, hubungan seksual yang dilakukan sebelum usia 18 tahun berpotensi menimbulkan penyakit kanker mulut rahim di kemudian hari. Pernikahan usia anak berpotensi menghilangkan 1,7% pendapatan negara karena perkembangan sosial anak juga akan terhambat setelah menikah. “Ini akan berpengaruh pada bonus demografi . Banyak yang harus dipenuhi untuk memetik bonus demografi . Mulai menekan angka kematian anak, bayi dan ibu, menekan jumlah pengangguran, dan jaminan sosial berjalan baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga menegaskan perkawinan anak merupakan bentuk pelanggaran hak anak. “Praktik perkawinan anak merampas hak-hak anak dan berarti ini menjadi pelanggaran hak asasi manusia,” kata Bintang. Untuk itu, lanjut Bintang, perlu upaya yang terstruktur dan holistik dari berbagai stakeholder untuk menghapus praktik perkawinan anak di Indonesia.
Di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 tercatat sebanyak 11,21% perempuan usia 20-24 tahun menikah sebelum usia mereka 18 tahun. Artinya, 1 dari 9 perempuan menjalani pernikahan di bawah umur. (Ata/H-3)
Wihaji menekankan bahwa setiap daycare yang masuk dalam binaan pemerintah harus melalui proses seleksi ketat.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Idealnya, calon pengantin sudah mulai melakukan rangkaian treatment setidaknya enam bulan sebelum hari pernikahan.
Menyambut momen bahagia, Dermalogia pun merancang program perawatan yang dipersonalisasi, menyesuaikan kebutuhan kulit dan tubuh Syifa.
Pesta pernikahan di Purwakarta berubah jadi tragedi. Tuan rumah meninggal dunia usai diduga dianiaya sekelompok preman, polisi buru pelaku.
Peneliti IPB University mengungkap faktor penyebab penurunan angka pernikahan di Indonesia, mulai dari ekonomi hingga tren "Marriage is Scary".
Salah satu hal yang paling mendesak untuk ditinjau ulang ialah penggunaan diksi dalam teks akad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved