Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITISI Adian Napitupulu dikabarkan mengalami serangan jantung saat dalam perjalanan dinas dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Akibatnya, anggota F-PDIP DPR itu harus diterbangkan kembali ke Jakarta untuk menjalani pemasangan ring atau stent. Padahal, Adian telah beberapa kali menjalani pemasangan ring.

Politisi PDIP Adian Napitupulu. (Antara)
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Siloam Karawaci, Vito Damay menjelaskan, pemasangan ring pada jantung bukan operasi bedah terbuka, tetapi sebuah prosedur memasukkan stent atau ring melalui pergelangan tangan atau pangkal paha menggunakan sebuah pipa berukuran sangat kecil plastik yang berbahan elastis. Tujuannya, melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah serangan jantung secara tiba-tiba.
"Meski demikian, orang yang sudah pernah dipasang ring masih berisiko mengalami serangan jantung apabila tidak disiplin minum obat dan pola hidup tidak sehat," terangnya pada Media Indonesia di Jakarta, Kamis (19/12).
Sumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah dapat terjadi lagi jika pasien tidak minum obat dan mengendalikan faktor risiko penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah.
Vito menekankan mengonsumsi obat bagi pasien yang sudah menjalani pemasangan ring sangat penting karena membantu pasien menjalankan aktivitas normal dan mencegah serangan jantung ulang. Obat-obatan yang harus dikonsumsi antara lain pengencer darah, obat penurun kolestrol yang fungsinya mencegah terjadinya plak baru pada pembuluh darah, obat hipertensi untuk mengendalikan tekanan darah tetap normal, dan obat diebetes agar gula darah terkontrol.
"Obat penurun kolestrol, diabetes, dan tekanan darah tinggi untuk mengendalikan agar jangan sampai mempercepat risiko serangan jantung," ucapnya.
Vito menerangkan penyakit jantung dan pembuluh darah dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risikonya. Apabila pasien sudah dideteksi punya kolestrol tinggi, harus minum obat kolesterol. Begitu juga, bila memiliki riwayat gula darah dan tekanan darah tinggi.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga berat badan agar tidak sampai obesitas. "Berat badan berlebih juga menjadi faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Bagi laki-laki lingkar pinggang jangan melebihi 90 cm dan perempuan 60 cm," paparnya.

Seorang karyawan mengumpulkan kateter di unit produksi stent dan kateter dari perusahaan BALT di Montmorency, pada 7 Juni 2018. (AFP)
Ia menambahkan pasien yang sudah pernah pasang ring pada jantung tetapi fungsi jantungnya masih baik dapat melakukan aktivitas fisik bahkan berolahraga seperti basket ataupun tenis.
Tetapi, pasien dipasang ring karena pernah mengalami serangan jantung dan fungsi jantungnya melemah, umumnya mengalami keluhan seperti cepat lelah dan sesak nafas.
"Sehingga perlu dibantu obat-obatan supaya keluhan tersebut tidak sering muncul. Obat tidak membuat ketergantungan, tapi pasien seringkali orang takut. Padahal obat membantu pasien menjalankan aktivitas normal," tukasnya. (X-15)
Baca juga: Operasi Jantung Selamatkan Jiwa
Baca juga: Terkena Serangan Jantung, Adian Dibawa ke Jakarta
Baca juga: Gaya Hidup Penyebab Utama Sakit Jantung
Marcella Zalianty dorong perluasan skrining jantung anak berkebutuhan khusus. IDAI juga ingatkan bahaya mikroplastik pada bayi sejak dalam kandungan.
Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua kondisi jantung berdebar itu berbahaya.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
SEORANG pasien datang dengan keluhan nyeri dada yang mengarah pada gangguan aliran darah ke jantung dan ditangani dengan rotablator untuk mengatasi sumbatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved