Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TELKOM University (Tel-U) layak berbangga. Pasalnya mereka menempati peringkat ke-1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia pada 2019 Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Sementara itu untuk seluruh PT (termasuk Perguruan Tinggi Negeri) Tel-U menempati peringkat 14.
Dibandingkan dengan klasterisasi perguruan tinggi tahun lalu, peringkat Tel-U melesat tajam. Tahun lalu, Tel-U menempati peringkat 3 untuk PTS tingkat nasional, dan peringkat 33 untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
Terkait prestasi Tel-U, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Dwi S. Purnomo mengatakan bahwa apa yang dicapai Tel-U adalah pencapaian yang luar biasa.
“Tel-U dari tahun ke tahun terus menunjukkan dan membuktikan diri sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia. Kualitas yang ditunjukkan Tel-U merupakan komitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik pada anak bangsa,” ucapnya di Jakarta, Selasa (20/8).
Baca juga: Mutu PTS tidak Kalah Saing
Berdasarkan siaran pers Kemenristekdikti, disebutkan bahwa klasterisasi PT dilakukan untuk memetakan PT Indonesia yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti. Hal itu guna meningkatkan kualitas PT sekaligus menjadi dasar bagi Kemenristekdikti untuk memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut.
Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output – Outcome Base, yaitu dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%).
Berdasarkan indikator penilaian yang diberikan kemenristekdikti, Tel-U paling menonjol dari sisi proses jumlah akreditasi prodi (Program Studi), sudah 70 % prodi di Tel U terakreditasi A dan 59 % diantaranya terakreditasi internasional.
“Semoga Tel-U dapat terus berkontribusi untuk membangun sumber daya manusia Indonesia masa depan, ”tuturnya.
Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas lembaga pendidikan menjadi semangat bersama di YPT, tidak hanya di Tel-U tapi juga di perguruan tinggi milik YPT lainnya, yaitu ITTelkom Purwokerto, ITTelkom Surabaya dan Akatel Jakarta. Begitu juga di 50 Lembaga pendidikan dasar dan menengah yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. (Ant/A-3)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved