Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH guru besar atau profesor di Indonesia terbilang masih sedikit tidak sebanding dengan jumlah dosen
"Dari 28 ribu lebih dosen, baru sekitar 5 ribu yang menjabat guru besar atau profesor," kata Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ali Ghufron Mukti saat memberi sambutan pada pengukuhan dua guru besar Universitas Doktor Moestopo (Beragama) di Jakarta, Selasa (30/7).
Dua guru besar yang dikukuhkan ialah Prof. Dr. Budiharjo, MSi dalam bidang perencanaan pendidikan dan Prof. Dr. Effendi Gazali, MSi., MPS.ID, Ph.D. dalam bidang Ilmu Komunikasi. Ali Ghufron melanjutkan bahwa banyak masyarakat yang keliru tentang profesor.
"Banyak yang mengira profesor gelar akademik. Padahal, profesor adalah jabatan akademik tertinggi," terang Ali Ghufron.
Ali Ghufron juga menyinggung soal profesor honoris causa yang dijabat sejumlah pejabat atau tokoh masyarakat yang kini sedang menjadi perbincangan di dunia kampus.
"Dalam Undang Undang Dikti disebutkan Menteri berhak memberi posisi guru besar tidak tetapi kepada mereka yang punya kompetensi atau kinerja tinggi di bidangnya. Salah satu syarat diajukan oleh universitas," papar Ali Ghufron.
baca juga: Beras BPNT Dinilai Lebih Bagus Dibandingkan Bulog
Menurut Ghufron jumlah profesor honoris causa masih sangat sedikit.
"Dari 280 juta rakyat Indonesia, hanya belasan profesor honoris causa," kata Ali Ghufron.
Ali Ghufron menutup sambutannya dengan berpesan agar kedua guru besar baru yang dikukuhkan untuk tidak berhenti menulis karya ilmiah. (OL-3)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved