Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA ilmuwan di Washington State University (WSU) baru-baru ini menunjukkan bahwa berinteraksi dengan kucing dan anjing benar-benar memiliki manfaat fisiologis untuk menghilangkan stres.
"Hanya 10 menit dapat memiliki dampak yang signifikan," kata Patricia Pendry, profesor di Departemen Pembangunan Manusia WSU.
"Siswa dalam penelitian kami yang berinteraksi dengan kucing dan anjing mengalami pengurangan kortisol, hormon stres utama."
Penelitian ini melibatkan 249 siswa yang dibagi secara acak dalam empat kelompok. Satu kelompok menerima interaksi langsung dengan kucing dan anjing selama 10 menit.
"Kami sudah tahu bahwa siswa menikmati berinteraksi dengan hewan, dan itu membantu mereka mengalami lebih banyak emosi positif," kata Pendry. (Sciencedaily/*/X-10)
Secara ilmiah, stres berkaitan dengan respons tubuh terhadap tekanan yang dikenal sebagai fight or flight response, yaitu reaksi alami tubuh saat menghadapi ancaman
Psikolog klinis Teresa Indira Andani menjelaskan perbedaan mendasar antara emosi dan stres serta cara tepat mendampingi orang yang sedang tertekan.
STRES tidak selalu muncul dalam bentuk rasa tertekan atau sedih yang jelas.
Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali menjadi pemicu kekambuhan bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved