Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKAD dan semangat Tri Darini, warga Desa Sribit, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, patut diteladani. Perempuan berusia 53 tahun itu sudah lama bermimpi bisa berhaji ke Tanah Suci.
Setelah puluhan tahun menanti, asa penjual kerupuk keliling itu jadi kenyataan. Ia termasuk salah satu dari 4,34 juta jemaah asal Indonesia yang akan berhaji tahun ini.
"Dari jualan kerupuk saya bisa nyelengi (menabung) sedikit-sedikit di bank. Hasil tabungan saya gunakan mendaftar haji pada 2011. Untuk daftar saya setor Rp25 juta. Kemudian, bayar lagi sekitar Rp12 juta setelah masuk kuota," kata istri Teguh Waluyo, 53, itu saat ditemui di kediamannya, Jumat (5/7).
Dengan menggunakan sepeda ontel sederhananya, Tri berkeliling dari kampung ke kampung menjajakan kerupuk setiap harinya. Untuk persiapan itu, ibu dua anak ini harus bangun sejak pukul 03.00 WIB hingga siang hari. "Saya jualan kerupuk sejak 28 tahun lalu, ketika anak pertama, Nur Sahadah, berumur 1 tahun," tuturnya.
Meski bukan dari keluarga berada, orangtua dan beberapa kakaknya bisa berangkat haji. Menurutnya, hal itu tak lepas dari makbulnya doa orangtua."Bapak saya, Suyadi (almarhum) sudah haji, dulu pernah berpesan kepada semua anak dan cucunya untuk berusaha agar naik haji. Pesan itulah yang mendorong tekad dan semangat saya untuk dapat mewujudkannya. Apalagi, kakak saya semua sudah lebih dulu berangkat ke Mekah," imbuh perempuan kelahiran 1 Maret 1966 itu.
Di samping itu, motivasi juga datang dari suami tercita, Teguh Waluyo, 53. Pada Rabu (10/7) mendatang, Tri berangkat ke Tanah Suci dari Bandara Adi Soemarmo, Surakarta. "Saya sudah siap fisik dan mental," ujarnya.
Suasana bahagia juga terlihat dari wajah Sasman bin Darso, 77, yang ditemui Media Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Meski berusia lanjut, salah satu jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Pondok Gede itu mengaku sangat bersemangat menjalani ibadah hajinya bersama sang istri, Sasiem. Keduanya mendaftar haji sejak 2011.
"Saya bersama istri saya mengumpulkan uang haji selama kurang lebih 20 tahunan yang lalu dari uang gaji saya kerja dan ditambah dengan uang dagangan sayur keliling dari istri dan anak saya yang disisihkan", ujar pria pensiunan pegawai di salah satu perusahaan negara yang memiliki 14 cucu itu.
Dari keduanya, tebersit sebuah hikmah, bahwa hidup susah tak harus menyerah. Kerja dan kerja ialah prinsip hidup. Namun, beribadah jangan sampai ditinggalkan. (Djoko Sardjono/*/H-2)
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Sebanyak 1.214 jemaah haji asal Kendal diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan. Pemkab Kendal pastikan fasilitas transportasi dan pendampingan lansia optimal.
Simak rincian harga paket roaming internet Haji 2026 dari berbagai operator seluler seperti Telkomsel, XL, Indosat, hingga Smartfren untuk kelancaran ibadah.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin melepas 360 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Tegal menuju Madinah. Simak rincian kuota dan jadwal keberangkatannya.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad melepas 445 jemaah haji kloter pertama Embarkasi Batam menuju Madinah. Fokus pada layanan ramah lansia dan disabilitas.
Operasional haji 1447 H di Embarkasi Surabaya resmi dimulai. 760 jemaah asal Probolinggo berangkat via Bandara Juanda dengan layanan pre-clearance.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved