Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT pendidikan Andreas Tambah menilai pemerintah pusat harus mempertimbangkan kewenangan pemerintah daerah untuk dapat membuat aturan pengaturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang disesuaikan dengan Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB.
"Menurut saya pemerintah harus evaluasi lagi kebijakan ini. Kalau di kota besar dengan rayonisasi (zonasi) tidak terlalu masalah. Sedangkan di daerah jumlah penduduk yang tidak seimbang jumlah sekolah jangan diberlakukan sistem itu karena demografinya berbeda," terangnya saat dihubungi, Minggu (26/5).
Baca juga:Menristekdikti: Gelar Profesor jangan digunakan untuk Gagah-gagah
Pemerintah daerah merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi daerahnya. Tanpa peta demografi yang tepat dari pemda, PPDB zonasi tidak bisa diterapkan secara maksimal.
"Dia (pemda) yang tahu bagaimana kondisi di daerahnya. Maka menurut saya beri kewenangan pemda," imbuhnya.
Kewenangan yang diberikan ke pemda sangat dibutuhkan khususnya untuk kawasan daerah perbatasan sehingga bisa diterapkan kerja sama dua pemerintah daerah.
"Masalah zonasi ini akan jadi masalah jika di perbatasan, misalnya seperti di Pemalang dan Pekalongan, satu bisa dapat yang jauh sekali sekolahnya satunya bisa sebaliknya. Pertimbangan demografi dan sistem zonasi radius wilayahnya sehingga tidak memberatkan masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, tujuan pemerintah untuk menghapus sekolah unggulan hal tersebut harus juga dikaji faktor yang menjadikan sekolah unggul.
"Kualitas sekolah menjadi unggul atau tidak itu faktornya banyak. Pemerintah harus bisa menciptakan pemerataan, kenapa sekolah itu bisa jadi unggulan. Sedangkan sistem zonasi ini pionernya saat itu diterapkan di Jakarta karena menjadi salah satu jawaban dari kemacetan," tandasnya. (Sru/A-5)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mewacanakan untuk menjangkau wilayah hulu dengan melibatkan pemerintah daerah penyangga dalam pembasmian ikan invasi Sapu-sapu.
Apkasi memandang pentingnya membangun komunikasi yang hangat dan solutif antara daerah dan pusat guna memastikan kebijakan nasional selaras dengan realitas di lapangan.
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyebut saat ini ada sekitar 60 proposal pembukaan kawasan transmigrasi baru yang diajukan pemerintah daerah.
Sedangkan per hari ini, Gubernur Kalimantan Selatan menegaskan tidak akan menerapkan WFH.
Dalam kurun waktu tersebut, imbuhnya, pemda terlihat masih gencar melakukan penambahan pegawai, baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Meski begitu ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pengentasan TB. Namun program eliminasi TB harus dipantau agar implementasinya optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved