Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI musik Tanah Air kembali kedatangan warna baru melalui kehadiran DAUR. Proyek musik ini bukan sekadar pendatang baru biasa, melainkan sebuah titik temu bagi tiga musisi berpengalaman yang telah lama malang melintang di bawah naungan label-label nasional besar.
DAUR digawangi tiga personel utama dengan latar belakang musikal yang solid. Mereka adalah Ferdy pada vokal, Ajung pada gitar, dan Rey pada keyboard. Ketiganya memutuskan untuk bersatu kembali dalam sebuah visi bermusik yang segar setelah sempat aktif dengan band masing-masing di masa lalu.
Sebelum membentuk DAUR, para personelnya telah memiliki portofolio yang cukup panjang di industri musik Indonesia. Berikut adalah profil singkat perjalanan karier mereka:
| Personel | Posisi | Band Sebelumnya | Label & Periode |
|---|---|---|---|
| Ferdy | Vokal | Davinci | My Music (2010-2015) |
| Ajung | Gitar | Andika & D'Ningrat | Halo Entertainment Indonesia (2018-2020) |
| Rey | Keyboard | Saleena | Nagaswara (2014-2016) |
Lahirnya DAUR tidak lepas dari peran penting Reza Lukita Apriadi, atau yang akrab disapa Masitong. Founder sekaligus vokalis band Batas Senja ini bertindak sebagai pembentuk sekaligus produser di bawah bendera manajemen MST Music.
Kehadiran Masitong membawa karakter musikal yang kuat pada DAUR, yakni lirik-lirik yang sederhana, hangat, dan sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Sebagai perkenalan, DAUR merilis single perdana bertajuk "Lagu Rayu".
Ditulis langsung oleh Masitong, "Lagu Rayu" mengangkat tema yang sangat relatable bagi banyak pasangan: upaya merayu kekasih yang sedang merajuk atau marah. Alih-alih menggunakan diksi yang berat, lagu ini justru menonjolkan sisi jenaka dan kejujuran dalam sebuah hubungan.
Salah satu penggalan lirik yang mencuri perhatian menggambarkan ajakan liburan yang manis:
“Gimana kalau kita liburan dulu, ke tempat yang konon katanya di situ, ada lumba-lumba lucu, dan airnya biru.”
Namun, kejutan sebenarnya muncul pada bagian refrain. DAUR menyelipkan humor segar dengan membandingkan wajah pasangan saat sedang marah dengan karakter kartun populer.
“Pantainya menawan, oh persis wajahmu yang rupawan, tapi jika marah mirip Sinchan.”
Menurut Masitong, pendekatan lirik ini sengaja dipilih agar lagu terasa lebih manusiawi. "Kadang dalam hubungan ada momen marah dan salah paham. Tapi sering kali semuanya bisa kembali cair hanya dengan sedikit humor dan usaha untuk meminta maaf," jelasnya.
Dengan aransemen pop yang ringan, "Lagu Rayu" kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Kehadiran DAUR diharapkan mampu menjadi teman bagi para pendengar yang tengah merajut dinamika cinta dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keina Suda merilis single terbaru Nina yang menjadi tema d Anime Store, lengkap dengan MV karya Avogado6 dan jadwal tur Asia 2026 di Seoul serta Taipei.
Musisi Kamila Batavia merilis single Tayomi, sebuah penghormatan untuk mendiang ibunya dengan konsep musik Baroque Galactic yang memadukan nuansa klasik dan kosmik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved