Rahasia Dapur Serial Luka, Makan, Cinta: Peran Vital Chef Chondro Kirono

Basuki Eka Purnama
17/4/2026 14:38
Rahasia Dapur Serial Luka, Makan, Cinta: Peran Vital Chef Chondro Kirono
Poster serial Luka, Makan, Cinta(imdb)

DUNIA kuliner yang penuh tekanan dan estetika tinggi menjadi nyawa utama dalam serial drama orisinal Netflix terbaru berjudul Luka, Makan, Cinta. Di balik keindahan hidangan yang tersaji di layar, terdapat peran krusial dari para ahli kuliner yang memastikan setiap detail tampak autentik dan menggugah selera.

Aktris senior Sha Ine Febriyanti mengungkapkan sosok di balik layar yang menyulap naskah menjadi karya seni kuliner, yakni Trio Candra Purbasiwi atau yang lebih dikenal sebagai Chef Chondro Kirono. Dalam serial garapan sutradara Teddy Soeriaatmadja ini, Chef Chondro bertindak sebagai perancang makanan (food designer) profesional.

"Mas Chondro ini yang membuat menu-menu yang ada di script menjadi plating yang cantik," ujar Ine dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

Kolaborasi Estetika dan Teknik Memasak

Keterlibatan Chef Chondro dimulai sejak tahap awal pengembangan skenario. Ia memberikan konsultasi khusus kepada tim produksi agar representasi dunia dapur profesional tetap akurat.

Tidak sendirian, aspek visual makanan juga diperkuat oleh Gregory Gnart sebagai penata makanan (food stylist) yang berkolaborasi dengan departemen artistik untuk menciptakan tampilan hidangan yang artistik, termasuk transformasi jajanan pasar seperti Es Pisang Ijo menjadi sajian kelas atas.

Berikut adalah rincian peran dan karakter utama dalam serial "Luka, Makan, Cinta":

Nama Peran/Karakter Kontribusi dalam Serial
Sha Ine Febriyanti Sari (Head Chef) Pemeran utama, menjalani workshop intensif 3 bulan.
Mawar Eva de Jongh Luka Mempelajari hierarki dan kedisiplinan dapur.
Deva Mahenra Dennis Mendalami perjuangan multitasking di dapur yang sibuk.
Chef Chondro Kirono Food Designer Konsultan skenario dan pelatih teknik memasak pemain.
Gregory Gnart Food Stylist Menata visual makanan agar artistik dan menarik.

Workshop Intensif demi Keaslian Karakter

Demi memerankan tokoh Sari, seorang kepala koki (head chef), Ine Febriyanti harus menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan di bawah bimbingan Chef Chondro. Pelatihan ini mencakup penguasaan teknik memotong bahan makanan hingga teknik memasak yang meyakinkan agar terlihat natural di depan kamera.

Pengalaman serupa dirasakan oleh Deva Mahenra dan Mawar Eva de Jongh. Mereka mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai kerasnya dunia kuliner profesional yang penuh tekanan, bising, dan panas.

"Setelah mendalami perjuangan menghadapi kehidupan dapur yang chaos dan tuntutan untuk bisa multitasking, saya sampaikan hormat untuk semua chef," ungkap Deva Mahenra.

Serial Luka, Makan, Cinta yang terdiri dari delapan episode ini sudah dapat dinikmati oleh penonton di platform streaming Netflix mulai Rabu (15/4), pukul 14.00 WIB. Drama ini menjanjikan perpaduan antara konflik emosional dan keindahan visual kuliner yang menggugah selera. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya