Britney Spears Masuk Rehab, Anak-Anaknya Jadi Alasan Terbesar

Thalatie K Yani
14/4/2026 09:05
Britney Spears Masuk Rehab, Anak-Anaknya Jadi Alasan Terbesar
Britney Spears resmi jalani rehabilitasi setelah penangkapan DUI di California. Dukungan kedua putranya, Sean Preston dan Jayden James, disebut jadi faktor utama.(Instagram)

IKON pop dunia, Britney Spears, akhirnya memutuskan untuk menjalani perawatan di sebuah fasilitas rehabilitasi. Keputusan besar ini diambil setelah sang penyanyi sempat ditangkap atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh (DUI) pada awal Maret lalu di Ventura, California.

Di balik langkah berani ini, terdapat peran besar dari kedua putra Britney, Sean Preston, 20, dan Jayden James, 19. Menurut sumber internal yang dikutip secara eksklusif oleh PEOPLE, kedua putra dari pernikahannya dengan Kevin Federline tersebut menjadi faktor kunci yang meyakinkan sang ibu untuk mencari bantuan profesional.

Ketakutan Akan Penjara

Kondisi psikologis pelantun "Toxic" tersebut dikabarkan sempat terguncang hebat pasca-insiden penangkapan pada 4 Maret 2024. Sumber tersebut mengungkapkan Britney merasa sangat ketakutan akan kemungkinan mendekam di penjara.

"Dia sangat kesal dan terguncang setelah penangkapannya. Dan dia merasa ngeri jika harus masuk penjara. Butuh waktu berminggu-minggu baginya untuk menyadari pergi ke panti rehabilitasi adalah pilihan terbaik," ujar sumber tersebut.

Meskipun tim manajemen telah mendesak adanya pengobatan sejak awal, keterlibatan Sean dan Jayden yang memberikan dampak paling signifikan. "Putra-putranya memegang peran besar dalam membawanya ke rehabilitasi. Mereka bersikap tegas kepadanya. Mereka hanya ingin dia sehat," tambah sang sumber.

Stabilitas Pasca-Konservatori

Sejak berakhirnya masa konservatori pada November 2021, kehadiran Britney di media sosial sering kali memicu kekhawatiran penggemar. Banyak pihak menilai kemandirian yang ia dapatkan justru membawa ketidakstabilan dalam kehidupan sehari-harinya.

"Dahulu ada sistem yang mengatur saat masa konservatori. Hidupnya lebih terstruktur dan stabil. Ada orang-orang yang memandu keputusan. Namun, dengan kemandiriannya, mulai terlihat ketidakstabilan dalam kesehariannya," ungkap sumber yang sama.

Pihak perwakilan Britney pun mengakui bahwa insiden penangkapan ini adalah hal yang tidak bisa dimaafkan. Namun, mereka berharap ini menjadi langkah awal dari perubahan panjang yang dibutuhkan dalam hidup Britney.

Momen Bersama Keluarga

Sebelum memutuskan untuk masuk ke fasilitas perawatan pada Minggu (12/4), Britney sempat membagikan momen hangat bersama putra-putranya melalui Instagram. Dalam unggahan video tiga minggu setelah penangkapan, ia menyampaikan rasa syukurnya.

"Terima kasih atas semua dukungan kalian... menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman adalah sebuah berkah! Tetaplah bersikap baik!" tulis peraih Grammy tersebut dalam keterangan fotonya.

Langkah ini bukan kali pertama bagi Britney. Ia tercatat pernah menjalani observasi psikiatri pada 2008 dan menghabiskan tiga bulan di fasilitas rehabilitasi pada 2018. Kini, orang-orang terdekatnya dikabarkan tengah menyusun rencana jangka panjang untuk memastikan kesuksesan pemulihan dan kesejahteraan sang bintang di masa depan. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya