Britney Spears Masuk Pusat Rehabilitasi Usai Insiden DUI di California

Thalatie K Yani
13/4/2026 13:11
Britney Spears Masuk Pusat Rehabilitasi Usai Insiden DUI di California
Britney Spears secara sukarela masuk fasilitas perawatan pasca penangkapan akibat DUI Maret lalu. (Media Sosial X)

BINTANG pop dunia, Britney Spears, 44, dilaporkan telah masuk ke fasilitas perawatan secara sukarela. Langkah ini diambil sang penyanyi menyusul insiden penangkapan dirinya atas dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan (DUI) pada bulan lalu.

Seorang perwakilan dari pelantun lagu "Piece of Me" tersebut mengonfirmasi kepada PEOPLE pada Minggu (12/4/2026), bahwa Spears memutuskan untuk menjalani perawatan demi memperbaiki kondisi hidupnya.

Langkah Menuju Perubahan

Penangkapan Spears terjadi di Ventura, California, pada 4 Maret lalu. Meskipun dibebaskan keesokan harinya, pihak manajemen menyebut insiden tersebut sebagai kejadian yang "sama sekali tidak bisa dimaafkan."

"Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum. Mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah pertama bagi perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidup Britney. Semoga dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dia butuhkan selama masa sulit ini," bunyi pernyataan resmi tersebut.

Pihak keluarga juga dikabarkan tengah menyusun rencana jangka panjang untuk mendukung kesejahteraan Spears. Dalam masa perawatan ini, kedua putra Spears, Sean Preston dan Jayden James, dilaporkan akan menghabiskan waktu bersamanya.

Kekhawatiran yang Memuncak

Kondisi Spears telah menjadi sorotan publik sejak berakhirnya masa konservatori pada tahun 2021. Mantan suaminya, Kevin Federline (48), sebelumnya sempat mengungkapkan kekhawatiran mendalam melalui memoarnya, You Thought You Knew, yang dirilis Oktober 2025.

“Sangat tidak mungkin untuk berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Dari tempat saya duduk, waktu terus berjalan, dan kita mendekati jam ke-11,” tulis Federline. “Sesuatu yang buruk akan terjadi jika keadaan tidak berubah, dan ketakutan terbesar saya adalah putra-putra kami yang akan menanggung akibatnya.”

Menanggapi klaim tersebut, perwakilan Spears menyatakan bahwa fokus utama sang bintang hanyalah kesejahteraan anak-anaknya di tengah sensasionalisme media.

Perjalanan Panjang Pemulihan

Britney Spears memiliki sejarah panjang terkait perjuangan kesehatan mental dan kebebasan pribadinya. Dalam memoarnya yang terbit tahun 2023, The Woman in Me, ia bercerita bagaimana kebebasannya dirampas selama bertahun-tahun di bawah konservatori.

"Inilah yang sulit dijelaskan, betapa cepatnya saya bisa terombang-ambing antara menjadi gadis kecil, remaja, dan wanita, karena cara mereka merampas kebebasan saya," tulisnya. "Sosok wanita dalam diri saya sempat tertekan untuk waktu yang sangat lama."

Meski telah dinyatakan bebas dari pengawasan hukum ayahnya sejak akhir 2021, Spears mengakui bahwa dirinya masih membutuhkan banyak proses penyembuhan. Melalui langkah masuk ke fasilitas perawatan ini, para penggemar dan orang-orang terdekat berharap sang diva pop dapat menemukan ketenangan dan stabilitas yang ia cari selama ini. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya