Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Indra Dinda kian memantapkan langkah menuju peluncuran album perdana. Sebagai jembatan menuju karya penuh tersebut, ia resmi merilis single ketiga bertajuk Turun Di Sini Dulu pada 30 Januari 2026.
Rilisan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian perkenalan musikalitasnya setelah sebelumnya melepas Tanggal Biru (Februari 2024) dan Selalu Ada, Meski Tiada (Oktober 2025).
Eksplorasi menjadi kata kunci dalam single terbaru ini. Berbeda dengan dua pendahulunya, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Langkah ini merupakan bagian dari konsep besar album perdananya, saat Indra Dinda sengaja memilih pendekatan aransemen yang beragam guna menyesuaikan karakter musikal dengan kedalaman tema lirik di setiap lagu.
Dalam proses produksinya, Indra Dinda menunjukkan sisi idealisme sekaligus kemandiriannya. Seluruh tahapan, mulai dari tracking, mixing, hingga mastering, dikerjakan secara mandiri di studio rumahnya.
Meski dominan dikerjakan sendiri, ia tetap menggandeng sejumlah musisi pendukung (session player) untuk memperkaya tekstur suara, di antaranya Favian (gitar), Gea Eine (keyboards), Reza Triadi (drums), serta Arga (saksofon). Sementara untuk departemen bass, sepenuhnya ditangani oleh Indra.
Tidak hanya hadir dalam format audio, Turun Di Sini Dulu juga dilengkapi dengan presentasi visual berupa video musik yang dirilis pada hari yang sama.
Untuk menggarap klip ini, Indra berkolaborasi dengan sutradara Qich Terror di bawah naungan rumah produksi Qich Management. Secara naratif, video musik ini mengangkat dinamika sepasang kekasih yang menikmati sensasi adrenalin saat menjalani hubungan secara diam-diam.
Hal menarik lainnya dalam video musik ini adalah hadirnya deretan figur populer dari komunitas kreatif Malang Raya. Sejumlah influencer lokal tampak memberikan dukungan sebagai cameo, mulai dari Pak Antono, Ruru, Modegila ‘Gendut’, Rizky Boncell, hingga Vera Karina. Tak ketinggalan, hadir pula sosok Cipheng dari unit punk veteran Begundal Lowokwaru sebagai tamu spesial.
Melalui konsistensi rilisan ini, Indra Dinda berharap dapat memberikan pengalaman pendengaran yang segar bagi para penikmat musiknya. Jika tidak ada aral melintang, album perdana Indra Dinda dijadwalkan akan menyapa publik pada pertengahan 2026 mendatang. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keina Suda merilis single terbaru Nina yang menjadi tema d Anime Store, lengkap dengan MV karya Avogado6 dan jadwal tur Asia 2026 di Seoul serta Taipei.
Musisi Kamila Batavia merilis single Tayomi, sebuah penghormatan untuk mendiang ibunya dengan konsep musik Baroque Galactic yang memadukan nuansa klasik dan kosmik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved