Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu asal Tulungagung, Febinda Tito, resmi merilis album terbaru bertajuk Terbentur, Terbentur, Terbentur. Karya ini menjadi representasi jujur dari perjalanan panjang sang musisi dalam menghadapi kegagalan, kelelahan emosional, hingga upaya bertahan di bawah tekanan ekspektasi hidup dan asmara.
Lahir dari proses yang penuh ketidaktahuan dan keterbatasan, album ini digarap secara lebih mandiri oleh Tito.
Menariknya, dalam proses produksi, ia kembali berkolaborasi dengan dua produser yang telah menemaninya sejak era amatir di album pertama, yakni Wildan Ruruh dan Windu Airlangga.
Kebersamaan mereka dalam menghadapi keraguan dan tekanan di setiap tahap produksi justru membentuk cara baru bagi Tito dalam memahami musik dan jati dirinya.
Melalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan. Judul tersebut merupakan sebuah pengakuan bahwa jatuh bisa terjadi berkali-kali, dan bertahan tidak selalu berarti harus bangkit dengan gegap gempita.
Lewat rangkaian lagu di dalamnya, ia merajut cerita tentang perasaan yang sulit usai, posisi menjadi pilihan kedua, harapan yang tertunda, hingga fase berdamai dengan diri sendiri.
"Album ini bukan tentang solusi untuk berhasil. Tapi tentang menemani perasaan tidak nyaman yang kebingungan menemukan tempatnya untuk dirayakan," ujar Febinda Tito mengenai pesan utama karyanya.
Secara musikalitas, album ini menawarkan dinamika yang kuat dengan memadukan nuansa musik band khas era 2000-an dan sentuhan pop modern. Kombinasi ini memberikan ruang emosional dan energi yang berbeda di setiap lagunya.
Sebagai jembatan menuju optimisme, Tito menghadirkan lagu Damai Sentosa sebagai focus track. Lagu bernuansa upbeat ini dirancang untuk memberikan "ruang bernapas" di tengah perjalanan emosional album yang penuh benturan. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keisya Levronka resmi merilis album kedua bertajuk Rombak. Mengusung genre pop-rock ala era 2000-an, Keisya keluar dari zona nyaman musik ballad.
Musisi pendatang baru notyourwife resmi merilis album perdana Aphrodite Blues. Simak perjalanan Lauren Karina dari kreator konten hingga ke tangga lagu AS.
Gitaris Ade Nurulianto tegaskan Govinda tetap eksis dengan promo album Live Studio Session - London 2023 meski ia tengah sibuk proyek solo.
WOLF HOWL HARMONY resmi merilis MV One Minute. Lagu ballad dari EP Tera ini sukses membawa grup LDH JAPAN puncaki Oricon Daily Album Ranking.
Ade Govinda berkolaborasi dengan Gloria Jessica dalam album Blue. Mengusung tema patah hati dengan sentuhan Brit-Pop dan single Terbelah Jadi Dua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved