Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND Kataswara kembali menyapa pendengar dengan single terbaru mereka, Menyesal Baca Berita, sebuah karya yang menangkap kegelisahan dan keputusasaan kolektif di tengah pusaran informasi yang kian bising.
Dirilis sebagai respons atas kejenuhan konsumsi berita, lagu ini hadir bukan sebagai amarah yang berteriak, melainkan sebagai keluhan lirih dari generasi yang merasa terlalu banyak tahu namun perlahan kehilangan denyut manusianya.
Berbeda dengan lagu protes yang sarat ledakan, Menyesal Baca Berita memilih nuansa hitam dan putih untuk menumpahkan rasa 'muak, getir, dan kosong' yang lahir dari rutinitas membaca dunia.
Kataswara menggambarkan fenomena ketika fakta kini sering kali terasa menjadi hiburan, sementara kesedihan berubah menjadi tontonan.
Lagu ini diposisikan Kataswara sebagai sebuah *monumen kecil* bagi kebingungan kolektif. Dalam rilis persnya, mereka menyebut lagu ini seperti asap yang tak mau hilang: samar, pahit, namun nyata di dada.
"Menyesal Baca Berita bukan tentang berita itu sendiri," tulis Kataswara. "Melainkan tentang manusia yang perlahan lelah menjadi saksi."
Kelelahan ini diterjemahkan ke dalam aransemen musik alternative yang cerdas, bergerak dinamis di antara kesunyian dan ledakan emosional. Aransemen ini sengaja diciptakan untuk menghadirkan ruang bagi pendengar agar dapat berhenti sejenak, merenung, atau sekadar menarik napas dari rotasi dunia yang terasa tanpa arah.
Salah satu kekuatan utama lagu ini terletak pada kejujuran dan sarkasme dalam lirik. Kataswara mengajak pendengar menertawakan absurditas zaman melalui bait-baitnya yang puitis dan mengena.
"Buka mata, serasa tak ada kepala / Penguasa bersuara, tak lain hanya bercanda."
Lirik tersebut menyoroti jurang antara janji kesejahteraan yang terdengar indah dengan realitas yang tidak jelas ditujukan untuk siapa.
Kataswara berpendapat bahwa membaca berita kini terasa seperti menatap cermin retak yang, ironisnya, tetap kita pandangi terus menerus.
“Kami hanya ingin jujur membaca berita hari ini bisa membuat siapa pun kehilangan kepala,” ungkap mereka, menekankan bahwa di balik segala yang kita ketahui, ada bagian dari diri kita yang perlahan ikut mati.
Menyesal Baca Berita adalah karya yang lahir dari kejujuran dan kelelahan murni.
Kataswara tidak menawarkan solusi, melainkan memberi ruang bagi pendengar untuk tertawa, menyesal, dan merenung bersama. Ini adalah sebuah doa sumbang bagi mereka yang masih percaya bahwa kebenaran bisa disuarakan dengan cara yang puitis, sarkastik, dan jujur. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Keina Suda merilis single terbaru Nina yang menjadi tema d Anime Store, lengkap dengan MV karya Avogado6 dan jadwal tur Asia 2026 di Seoul serta Taipei.
Musisi Kamila Batavia merilis single Tayomi, sebuah penghormatan untuk mendiang ibunya dengan konsep musik Baroque Galactic yang memadukan nuansa klasik dan kosmik.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved