Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM drama religi terbaru, Mengejar Restu, siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Desember mendatang. Aktor senior Hengky Tornando, yang turut membintangi film tersebut,baru-baru ini, mengungkapkan bahwa inti konflik utama film tersebut berasal dari sebuah wasiat yang mengikat di lingkungan pesantren.
Hengky, yang berperan sebagai Kyai Abdullah, menjelaskan bahwa konflik bermula dari kekukuhan karakternya dalam memegang teguh wasiat kepemimpinan pesantren yang diwariskan oleh pendahulu.
“Peran saya sebagai Kyai Abdullah ini sangat kukuh pada wasiat tentang kepemimpinan pesantren, yang menciptakan masalah besar,” kata Hengky, dikutip Senin (8/12).
Wasiat tersebut secara spesifik tidak mencakup cucu perempuan sebagai penerus sah pesantren. Hal ini secara tidak terhindarkan memicu masalah serius dalam rumah tangga karakter Fais (Dimas Seto) dan Dania (Dhini Aminarti), yang diketahui hanya memiliki seorang anak perempuan.
Kekukuhan Kyai Abdullah dalam mematuhi wasiat lisan ini tanpa sengaja mengeskalasi kesulitan yang dialami pasangan tersebut.
Namun, Hengky memastikan bahwa alur cerita film ini tidak hanya berhenti pada masalah. Konflik ini akan menemukan titik balik ketika kekuatan yang lebih besar akhirnya meluluhkan ego Kyai Abdullah.
“Ada sebuah bagian yang bisa mengalahkan ego-nya [Kyai Abdullah], tapi [solusi] itu datang dari [sumber tak terduga], tidak tergantung dari sosoknya di situ,” ungkap Hengky, memberikan sedikit bocoran.
Mengejar Restu merupakan film layar lebar perdana yang disutradarai aktor sinetron Puadin Redi. Film ini dipersembahkan oleh tiga rumah produksi, yaitu MVP Pictures, Bahagia Pictures, dan A&Z Films.
Film ini menarik perhatian karena menampilkan empat pasangan selebritas ternama yang populer di layar kaca. Selain Dhini Aminarti dan Dimas Seto, film ini juga dibintangi oleh Arie Untung dan Fenita Arie, Citra Kirana dan Rezky Adhitya, serta pasangan senior Baby Zelvia dan Hengky Tornando.
Selain deretan pasangan selebritas, film ini juga didukung oleh penampilan dari aktor cilik Anantya Kirana dan Ranty Purnamasari.
Ide cerita dan skenario Mengejar Restu digarap melalui kolaborasi antara sutradara dan tim penulis yang diisi oleh nama-nama berpengalaman, yaitu Titien Wattimena dan Lynda Ulviana.
Film Mengejar Restu akan mulai menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia pada 11 Desember. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Ia menambahkan, Kemenag tengah melakukan pembenahan melalui kebijakan Satu Data Kemenag guna meningkatkan akurasi dan konsistensi data.
MENAG Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pesantren untuk terus berkembang mengikuti dinamika zaman, tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya dalam memperkuat satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama melalui pengajuan tambahan anggaran
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved