Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENABUH drum grup musik Slank 'Bimbim' mengharapkan keterbukaan dalam sistem pengelolaan royalti musik, ketika dimintai komentar tentang isu yang sedang berkembang pada industri musik tanah air itu.
Menurut musisi yang memiliki nama asli Bimo Setiawan Almachzumi itu, masih ada hal-hal yang perlu dibenahi dalam pembagian royalti musik.
"Bukan soal adil ya, mungkin keterbukaan. Jadi mesti ada status sistem yang terbuka," kata Bimbim, dikutip Selasa (23/9).
Bimbim menyampaikan bahwa keterbukaan pengelolaan royalti saat ini bisa terbantu pemanfaatan teknologi dengan penerapan sistem digital.
Menurut dia, penarikan royalti musik bisa dilakukan dengan bantuan aplikasi agar terbuka dan mudah diakses oleh semua pihak.
Bimbim juga menyampaikan bahwa pembahasan pengelolaan royalti yang diwarnai polemik antar kubu baik yang pro maupun kontra.
Namun, Slank tidak ingin masuk dalam kubu manapun, sebab meyakini kedua pihak yang berbeda pendapat sama-sama punya niat baik agar sistem royalti musik di Indonesia lebih baik.
"Aku enggak mau ikut ke kubu manapun. Aku cuma berharap masing-masing nanti akan menghasilkan produk undang-undang yang terbaiklah," kata dia.
Bimbim menyatakan Slank tidak ingin terlibat dalam polemik antarkubu tersebut terkait royalti. Bagi mereka, pendapatan royalti bukanlah pemasukan utama
"Karena selama ini royalti yang didapat dari Slank itu uang jajan aja," kata Bimbim.
Dia berharap pembahasan royalti musik yang kini tengah berjalan, terutama terkait Revisi Undang-Undang Hak Cipta bisa menjadi solusi untuk memperbaiki tata kelola agar menjadi lebih baik.
"Aku, sih, berharap dengan teman-teman yang lain berbicara, suatu saat RUU terkait musik ini tata kelolanya bisa dibenerin. Jadi, musisi enggak cuma dapat uang receh," kata Bimbim.
Kementerian Hukum, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan berbagai pemangku kepentingan di bidang musik tengah fokus pada perancangan Rancangan Undang-Undang Hak Cipta yang diinisiasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Regulasi baru itu akan memperkuat mekanisme pengelolaan, pengumpulan, serta pendistribusian royalti secara lebih transparan dan adil. (Ant/Z-1)
SUASANA konser Slank x HS Berani Kita Beda di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu malam (17/1), tak hanya dipenuhi euforia musik, tetapi juga semangat solidaritas.
"Penting untuk mengangkat sebuah festival yang nuansanya tradisi Indonesia."
Haji Muhammad Suryo, mengajak Slank mengunjungi Asrama Mahasiswa Aceh Pocut Meurah Intan yang berlokasi di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Bagi Slank, pementasan ini bukan hanya bentuk refleksi, tetapi pengingat perjalanan panjang yang tidak mudah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, menganugerahi Kaka penghargaan sebagai salah satu insan musisi Peduli Lingkungan.
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved