Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR hampir genap setahun keberadaan Fufu Clan memanjakan telinga pendengar Indonesia. Unit trio Punk Elektronik asal Jakarta yang beranggotakan Hara (bass), Elsha (vokal, keyboard) dan Faiz (drum) terbukti konsisten dalam karakter bermusik mereka – memberikan suara fresh dengan konsep musik yang mirip terdengar seperti iklan di TV dan sentuhan visual lezat ala makanan fufu, inspirasi nama band mereka.
Setelah meriliskan KRL, yang juga menampilkan Christo Julivan, kini, Fufu Clan siap merilis single lanjutan dari projek 'transportasi umum' mereka dengan lagu terbaru yang berjudul Lantas.
"Mendengarkan lagu ini, jelas inspirasinya dari hiruk pikuk kemacetan ibukota. Namun sebenarnya, awal ide dari 'Lantas' ini berangkat dari keinginan untuk buat cerita yang nostalgic, coming of age. Setidaknya ini perasaan utama yang jadi north star dalam narasinya. Hara datang ke gue dengan petikan gitar – lalu tertuanglah cerita di liriknya dengan natural. Ini yang ditulis pun refleksi saat menggunakan ojek dalam segala perjalanan di Jakarta. Macetnya, teriknya, chaos-nya, dan jujur, sampai gugup antisipasi menyambut hari yang akan dijalani. Perasaan ini dari gue masih di sekolah, kampus, sampai kerja bahkan ke gigs FUFU CLAN masih gue rasain," terang Elsha.
Secara inspirasi musik, Hara tergelitik dan menambahkan konteks untuk suara dari Lantas.
"Lagi sering tontonan masa kecil ae. Kebetulan baru nonton Camp Rock lagi. Pas dewasa nonton itu, jadi lebih apresiatif untuk produksi lagunya – campy tapi tiap didengar bikin gue-pun nostalgia. Dan jujur, menurut gue magic-nya di situ," ungkap Hara..
Setelah memantapkan lagu mereka secara konsep, akhirnya ciptaan ini dihadapkan ke teman, drummer, dan produser, Faiz.
"Kita selalu ingin lagu-lagu kita bisa jadi anthem buat teman-teman pendengar. Jadinya saat Hara dan Elsha bawa ini ke gue, ada ambisi untuk buat lebih dari yang sebelumnya. Karena ini lagu tentang macet, dan identik dengan keramaian – kenapa tidak kita ramaikan studio juga? Yang spesial dari lagu ini ada sesi sahut-sahutan, agak 'paduan suara', itu teman-teman kita sendiri dari komunitas; sekalian ingin terima kasih ke Raga, Sharon, Sarah, dan Elis!," kata Faiz..
Dirilis di 12 September 2025, Lantas juga akan menikmati lagu mereka dinikmati dengan penonton langsung di tajuk besar pertama mereka: PESTAPORA 2025 di 5 September 2025.
Lantas juga akan menjadi dua single terakhir dari Fufu Clan sebelum menjalani satu lembaran baru dalam karir musik mereka: menggarap album perdana di penghujung 2025. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keina Suda merilis single terbaru Nina yang menjadi tema d Anime Store, lengkap dengan MV karya Avogado6 dan jadwal tur Asia 2026 di Seoul serta Taipei.
Musisi Kamila Batavia merilis single Tayomi, sebuah penghormatan untuk mendiang ibunya dengan konsep musik Baroque Galactic yang memadukan nuansa klasik dan kosmik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved