Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBELUM tampil untuk pertama kalinya di Indonesia pada gelaran AXEAN Festival 2025 di Bali, September mendatang, penyanyi Singapura Shye telah merilis single baru berjudul Shed.
Bernuansa dream-pop dan shoegaze, Shed membahas tentang kesedihan masa lalu yang tidak bisa kita ubah.
Dikenal lewat talentanya dalam memadukan perasaan terjujurnya dengan nuansa musik atmosferik, Shye kembali menyajikan karya musik yang membuat semua pendengarnya terbawa luapan emosinya lewat Shed.
Shed adalah momen pencerahan saat kita akhirnya menerima, memaafkan, dan menemukan sisi lain dari kepedihan yang dialami bersama.
"Lagu ini adalah obrolan antara aku dan si pendengar lagu ini," ujar Shye. "Kita seakan dapat melihat luka satu sama lain meski kita belum pernah bertemu."
Lagu ini mengingatkan kita bahwa ada banyak luka yang tidak akan pernah hilang. Namun luka-luka itu menjadi pendamping dalam kehidupan kita agar kita dapat berempati lebih kepada sesama dan kepada diri kita sendiri.
"Aku ingin lagu ini membuat pendengarnya merasa masuk ke dalam sebuah dunia, seperti melangkah ke dalam kabut di mana semua suara bagaikan menggantung di udara. Aku harap semua pendengar lagu ini dapat menemukan kenyamanan dalam ruang kejujuran lagu ini. Aku harap mereka merasa dilihat dan tidak terlalu kesepian lagi," papar Shye
Terinspirasi lagu-lagu yang bernuansa post-apocalyptic, Shed membawa semua pendengarnya ke dalam dunia di mana keindahan dan melankolia hadir secara bersamaan.
Di lagu ini, Shye menyatukan tekstur dream-pop yang airy dengan dinding-dinding bernuansa shoegaze yang hadir di permainan gitar yang lembut dan synth yang terdengar sepanjang lagu.
Sementara itu, ritme drum di Shed membuat lagu ini menahan pendengarnya agar tidak melayang lebih lanjut. Performa vokal Shye terdengar mentah dan intim seakan ia sedang membisikkan sebuah pengakuan.
Lewat Shed, Shye membuat sebuah tempat aman untuk kita semua yang terus terbebani kenangan buruk dan penyesalan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Shed menjadi babak baru dalam karir bermusik Shye yang kaya akan emosi, ekspansif, dan kental dengan nuansa musik khas Shye.
Pada September mendatang, Shye dijadwalkan tampil di Indonesia untuk pertama kalinya, tepatnya di AXEAN Festival yang digelar di Bali.
Ia akan berbagi panggung dengan deretan musisi-musisi Asia Tenggara lainnya termasuk Banda Neira, Dongker, dan Jason Ranti. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keina Suda merilis single terbaru Nina yang menjadi tema d Anime Store, lengkap dengan MV karya Avogado6 dan jadwal tur Asia 2026 di Seoul serta Taipei.
Musisi Kamila Batavia merilis single Tayomi, sebuah penghormatan untuk mendiang ibunya dengan konsep musik Baroque Galactic yang memadukan nuansa klasik dan kosmik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved