Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARALABA Suzzanna akan berlanjut. Setelah sukses dengan Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) yang meraih sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) dengan raihan 2 juta lebih penonton, kini Soraya Intercine Films mengumumkan film terbarunya berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Sunil Soraya akan memproduseri film ini sekaligus menulis skenarionya, dengan Azhar Kinoi Lubis menjadi sutradaranya. Sebelumnya, Sunil juga menulis dua film Suzzanna lainnya.
Luna Maya, yang memerankan Suzzanna di dua film terdahulu, juga akan kembali menjadi Suzzanna. Kali ini, ia akan beradu peran dengan Reza Rahadian. Bagi Reza, ini menandai kerja samanya bersama Soraya Intercine Films setelah 12 tahun sejak film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013).
“Kami dengan bangga mempersembahkan Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang akan segera diproduksi tahun ini. Luna Maya akan kembali memerankan Suzzanna, yang sukses dengan dua film Suzzanna sebelumnya dan mampu menghidupkan karakter Suzzanna untuk generasi penonton baru. Di film ini, kami juga kembali bekerja sama dengan Reza Rahadian, yang terakhir bermain untuk film Soraya Intercine Films 12 tahun silam. Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa akan segera tayang di bioskop,” kata penulis dan produser Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Sunil Soraya dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat, (30/5).
Film Suzzanna: Dosa di Atas Dosa saat ini akan masuk tahap produksi, dan akan segera tayang di bioskop, namun belum diumumkan jadwal pastinya. (M-3)
Kabar besar datang dari industri hiburan Tanah Air. Drama Korea fenomenal Descendants of the Sun (DOTS) resmi akan di-remake ke versi Indonesia.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Luna Maya sebut kekuatan film Zona Merah ada pada karakter yang engaging. Simak pandangan sang produser eksekutif mengenai film zombie terbaru ini.
Luna Maya terlibat sebagai produser eksekutif sekaligus pemeran dalam film Zona Merah, film zombie pertama Indonesia yang tayang di bioskop.
Kesuksesan ini juga jadi bukti bahwa legacy sang Ratu Horor Indonesia, Suzzanna, masih tetap hidup dan dicintai oleh masyarakat Indonesia.
Setelah sebelumnya sukses membintangi Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), Luna mengaku pengalamannya dalam mendalami karakter terus berkembang.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved