Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR kenamaan Reza Rahadian kembali menghiasi layar lebar melalui genre horor dalam film terbaru produksi Soraya Intercine Films, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Keterlibatan Reza dalam proyek ini tidak hanya menjadi pelepas rindu bagi para penggemar, tetapi juga menandai kembalinya sang aktor bekerja sama dengan rumah produksi tersebut setelah absen selama 13 tahun.
Dalam konferensi pers, yang dikutip Kamis (19/3), Reza mengungkapkan bahwa daya tarik utama film ini terletak pada kedalaman ceritanya.
Menurutnya, film ini melampaui pakem horor konvensional dengan menyisipkan kritik sosial yang tajam.
“Pada esensinya film ini juga berbicara mengenai relasi kuasa, bagaimana ada seorang Lurah yang cukup represif terhadap warganya, dan seorang anak muda bertemu dengan Suzzanna terus ingin memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya sama-sama punya nilai,” ujar pemeran tokoh Pramuja tersebut.
Penantian Panjang dan Relevansi Sosial
Bagi Reza, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Ia mengaku sudah ditawari untuk terlibat sejak proyek reborn ini pertama kali direncanakan bertahun-tahun lalu. Namun, karena kendala jadwal, ia baru bisa berjodoh dengan judul ketiga ini.
Proyek ini sekaligus menjadi ajang reuni Reza dengan Soraya Intercine Films. Terakhir kali ia bekerja sama dengan rumah produksi pimpinan Sunil Soraya tersebut adalah saat membintangi film ikonik Tenggelamnya Kapal Van der Wijck pada 2013 silam.
Selain faktor teknis, Reza menilai konflik yang dibangun dalam naskah film ini sangat relevan dengan realitas kehidupan saat ini, terutama mengenai bagaimana tekanan lingkungan memengaruhi kondisi psikologis seseorang.
"Di film ini latar belakangnya bagaimana kematian keluarganya dan luka yang dia pendam itu juga bagian dari saya nyebutnya kayak satu bentuk kemiskinan yang struktural dikaitkan dengan apa yang kira-kira bisa relevan. Jadi saya senang dengan konsep cara bertutur film ini,” imbuh Reza.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menyoroti kisah pilu Suzzanna (Luna Maya) yang terjebak dalam pusaran ambisi Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa yang kejam.
Nafsu kekuasaan Bisman berujung pada kematian ayah Suzzanna secara tragis akibat santet.
Didorong rasa dendam, Suzzanna memutuskan untuk mempelajari ilmu hitam. Namun, di tengah misi balas dendamnya, ia bertemu dan jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian).
Suzzanna pun berada di persimpangan jalan: menuntaskan dendamnya atau memilih cinta.
Selain Luna Maya dan Reza Rahadian, film ini turut diperkuat oleh deretan aktor lintas generasi seperti Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, Clift Sangra, Iwa K, hingga komedian senior Nunung dan Azis Gagap.
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa sudah tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 18 Maret 2026. (Ant/Z-1)
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Kabar besar datang dari industri hiburan Tanah Air. Drama Korea fenomenal Descendants of the Sun (DOTS) resmi akan di-remake ke versi Indonesia.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved