Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS sekaligus produser eksekutif Luna Maya memberikan pandangan mendalam mengenai daya tarik utama film Zona Merah. Di tengah maraknya film bertema zombie, Luna meyakini bahwa kekuatan sesungguhnya dari semesta Zona Merah bukan sekadar pada terornya, melainkan pada sisi kemanusiaan para karakter di dalamnya.
Dalam konferensi pers yang berlangsung di Studio 3 XXI Senayan, Jakarta, Rabu (1/4), Luna menekankan pentingnya kedekatan emosional antara karakter dan penonton. Menurutnya, aspek inilah yang akan membuat cerita terasa lebih hidup dan mengikat.
“Bagaimana si karakter itu bisa membawa cerita menjadi engaging terhadap penonton,” ujar Luna Maya saat menjelaskan elemen kunci yang diusung dalam film ini.
Luna menjelaskan bahwa penonton akan diajak untuk merasakan langsung pergulatan batin para penyintas. Di dalam semesta Zona Merah, para karakter dipaksa menghadapi situasi sulit yang menuntut mereka mengambil pilihan-pilihan berat demi bertahan hidup dari serangan mayit (sebutan zombie dalam film ini).
Ia optimistis bahwa pendekatan narasi yang humanis ini akan membuat Zona Merah mendapatkan tempat di hati pencinta film nasional.
"Dengan penonton merasakan bagaimana karakter menghadapi situasi sulit dan melalui pilihan berat, saya yakin penonton bisa menyukai Zona Merah," tuturnya.
Kepercayaan diri Luna Maya juga didasari oleh kehadiran duet sutradara Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa. Ia menyebut kolaborasi keduanya sebagai jaminan kualitas yang akan menjadikan film ini sebagai tontonan yang paling dinantikan.
"Aku percaya di tangan Tata dan Fajar, ini akan menjadi film yang paling ditunggu-tunggu nantinya dan paling wah, paket komplit itu," tegas Luna.
Berikut adalah ringkasan poin utama pernyataan Luna Maya mengenai kekuatan film Zona Merah:
| Pilar Kekuatan | Penjelasan Luna Maya |
|---|---|
| Sisi Kemanusiaan | Fokus pada kedalaman emosi karakter di tengah situasi kiamat zombie. |
| Keterikatan (Engaging) | Membangun narasi yang membuat penonton peduli pada nasib para tokoh. |
| Dilema Moral | Menonjolkan pilihan-pilihan berat yang harus diambil karakter dalam kondisi sulit. |
| Kualitas Produksi | Sinergi antara sutradara bertangan dingin dan visi produser untuk menaikkan skala IP lokal. |
Film Zona Merah sendiri dijadwalkan memulai proses syuting pada pekan depan di bulan April hingga Mei 2026. Selain menjabat sebagai produser eksekutif, Luna Maya juga akan ikut beradu peran bersama jajaran aktor ternama lainnya seperti Aghniny Haque dan Bryan Domani.
Para pemain film Gudang Merica berbagi pengalaman syuting yang menantang, mulai dari insiden nyaris jatuh di tebing hingga lokasi rumah sakit tua yang mencekam.
Rizky Inggar dan Bonar Manalu ungkap tantangan perankan suster galak hingga tokoh antagonis di film horor-komedi Gudang Merica yang tayang Mei 2026.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Aktris Shaloom Razade berinisiatif menambah dialog bahasa Belanda demi karakter Isabella di film horor The Bell: Panggilan untuk Mati. Tayang 7 Mei 2026.
Kiesha Alvaro memerankan Yuda dalam film horor Tumbal Proyek. Simak tantangan fisik hingga pendalaman peran sebagai penganut Katolik di film ini.
Derby Romero sebut peran Bilal di film Ikatan Darah sebagai pengalaman terbaik sekaligus menantang. Simak detail karakter dan sinopsis filmnya di sini.
Luna Maya terlibat sebagai produser eksekutif sekaligus pemeran dalam film Zona Merah, film zombie pertama Indonesia yang tayang di bioskop.
Kesuksesan ini juga jadi bukti bahwa legacy sang Ratu Horor Indonesia, Suzzanna, masih tetap hidup dan dicintai oleh masyarakat Indonesia.
Setelah sebelumnya sukses membintangi Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), Luna mengaku pengalamannya dalam mendalami karakter terus berkembang.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved