Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI indie berdarah Korea Selatan, Peach Luffe merilis EP terbarunya berjudul Back to Me. Proyek EP ini merupakan bentuk visi dari pria bernama asli Jong Lee itu, yang lahir dan tumbuh besar di Seoul dengan musik klasik dan kini telah menjadi seorang penulis lagu yang berbasis di Toronto, Kanada.
EP ini sepenuhnya ditulis, digarap, dan juga dimastering oleh Jong dengan bantuan para personel band Peach Luffe, Michael Friedman, Henry Stein, dan Yifan Wu.
EP terbaru ini mengikuti single sebelumnya, When You Hold Me, yang menangkap rasa ketidakpastian dalam sebuah hubungan percintaan melalui pertanyaan-pertanyaan pada bagian liriknya.
Single utama pada perilisan EP kali ini adalah sebuah berjudul What's On Your Mind, yang mengeksplorasi pentingnya untuk saling jujur dengan perasaan satu sama lain ketika menjalani sebuah hubungan percintaan.
Melalui potongan lirik "You're begging them to speak their mind. Curse you out. Why let you off so easily?" Jong menggarisbawahi inti dari lagu tersebut.
Dengan latar belakangnya mengetahui musik klasik, keahlian Peach Luffe terhadap biola langsung membuatnya menonjol, dan membuka banyak kesempatan untuk Jong menciptakan komposisi musik pop yang dreamy miliknya ke wilayah yang sepenuhnya imersif.
Untuk proyek terbarunya, ia menggunakan keahliannya untuk memberikan pendengarnya ke sebuah pengalaman nostalgia yang bisa membawa mereka ke masa kecilnya dengan pemilihan suara yang ia pilih pada lagu-lagunya.
"Biola adalah cheat codeku," jelas Jong, yang selalu mengutamakan elemen instrumen tersebut pada lagu-lagunya.
"Aku hanya ingin membuat musik yang bisa dinikmati orang—orang secara multi-dimensional, dan di satu sisi aku juga ingin sekali membantu mereka menemukan kembali hal-hal yang mereka nikmati saat masih kecil," lanjutnya.
Dikenal dengan keahliannya dalam memadukan dream-pop dengan musik indie korea, Jong mengandalkan latar belakang pengetahuan musik klasiknya untuk membangun soundscape yang pada akhirnya berhasil memikat pendengar musiknya.
Peach Luffe dimulai sebagai proyek solo yang lahir dari kamar tidur Jong selama masa pandemi dan secara perlahan berkembang menjadi sebuah proyek musik yang kini dibawakan dalam format full band dengan beberapa rekan kolaborator.
Kini menjadi seorang penulis lagu yang serius, Peach Luffe merilis EP pertamanya Shimmer pada 2020, lalu album perdananya pada 2022 berjudul Everything is Peachy hingga merilis 5 EP lainya dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, termasuk Honey.
Beberapa single terakhirnya yang akan hadir pada EP mendatangnya telah mendapat banyak dukungan dari para tastemakers di kawasan Asia seperti Bandwagon, sampai dimasukkan ke dalam playlist Indie Shuffle dan juga ORG. milik Spotify Asia.
Spotify juga memilih Peach Luffe sebagai salah satu musisi yang ditampilkan pada billboard perayaan Asian Heritage Month di Dundas Square pada Mei 2023 tahun lalu dan untuk kedua kalinya kembali ditampilkan Maret lalu bersamaan dengan perilisan EP kelimanya Honey.
Seiring dengan fenomena musik dari luar Korea Selatan semakin populer di beberapa tahun terakhir ini, Peach Luffe siap untuk melanjutkan perjalanannya sebagai salah musisi yang memprioritaskan keanekaragaman.
Single miliknya yang berjudul Shimmer juga telah tampil di banyak iklan-iklan Korea, sekaligus juga digunakan pada film Swearing Jar di 2022 lalu.
"Sejak kecil aku sering mendengarkan musik indie Korea, dan kini aku sangat senang melihat genre ini semakin populer, aku selalu penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya."
Meski tinggal di belahan Bumi yang berbeda, Indonesia, Filipina, dan Malaysia, memasuki daftar Top 10 streaming market teratas Peach Luffe di seluruh dunia. (Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keisya Levronka resmi merilis album kedua bertajuk Rombak. Mengusung genre pop-rock ala era 2000-an, Keisya keluar dari zona nyaman musik ballad.
Musisi pendatang baru notyourwife resmi merilis album perdana Aphrodite Blues. Simak perjalanan Lauren Karina dari kreator konten hingga ke tangga lagu AS.
Gitaris Ade Nurulianto tegaskan Govinda tetap eksis dengan promo album Live Studio Session - London 2023 meski ia tengah sibuk proyek solo.
WOLF HOWL HARMONY resmi merilis MV One Minute. Lagu ballad dari EP Tera ini sukses membawa grup LDH JAPAN puncaki Oricon Daily Album Ranking.
Ade Govinda berkolaborasi dengan Gloria Jessica dalam album Blue. Mengusung tema patah hati dengan sentuhan Brit-Pop dan single Terbelah Jadi Dua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved