Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN karier yang kurang lebih menyentuh angka 8 tahun merupakan sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang musisi. Hitungan tahun selama sewindu dihabiskan Ardhito Pramono menciptakan puluhan lagu berkualitas yang menghiasi industri musik Indonesia hingga menemani telinga para pendengar setianya. Namun, pencapaian tersebut bukan berarti dapat membuat Ardhito berhenti.
Sempat tidak terdengar kabarnya, ternyata Ardhito mempersiapkan karya-karya terbaru dalam bentuk album terbaru.
Album baru Ardhito itu diberi judul Roadtrip. Di album barunya, ia mencoba untuk mengangkat perjalanan kariernya sejauh ini. Lika-liku perjalanannya menjadi salah satu musisi top Indonesia akan dapat kita nikmati melalui album ini.
Baca juga : Rayakan 30 Tahun Berkarya, Base Jam Rilis Mini Album 3[6]0
"Roadtrip itu adalah sebuah perjalanan panjang. Perjalanan tersebut yang mencerminkan sebuah proses menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya. Segala macam proses tersebut ada pada tiap trek di dalam album Roadtrip," jelas musisi kelahiran 22 Mei itu.
Album ini sendiri terasa sangat personal bagi dirinya. Banyak sekali cerita-cerita yang menginspirasi terbentuknya album Roadtrip ini. Sedih, marah, kecewa, hingga gelisah, semua terangkum di album ini.
Dalam pembuatan album ini, Ardhito dibantu beberapa rekannya. Mulai dari Aldi Nada Perdana dan Erikson Jayanto yang sudah menjadi salah satu bagian dari tim produksi Ardhito, hingga beberapa nama lainnya, seperti Yooky Tjahrial, Mirza Soemarno, Muthia Dewi, hingga Nikita Dompas. Narpati Awangga juga ikut membantu produksi album Roadtrip.
Baca juga : Hongjoin Rilis Album Komorebi
Ardhito mengaku album ini diproduksi dalam waktu yang tidak lama. Walaupun begitu, ia mengaku album ini butuh dorongan kuat untuk segera dirilis.
"Proses produksi bisa dibilang tidak begitu lama. Menentukan untuk merilisnya itu yang bisa dibilang memakan waktu yang lumayan panjang , sekitar 1 tahun. Karena album ini kan menceritakan tentang proses seorang Ardhito Pramono menjadi pribadi yang lebih baik. Nah, yang menjadi pertentangan adalah: 'Apakah gue siap?'" cerita sang musisi.
Akan ada sebelas karya yang akan disajikan Ardhito di dalam album ini. Dua diantaranya sudah ia rilis terlebih dahulu sejak 2023 silam dengan judul Waking Up Together With You dan Dancing in September.
Baca juga : Jelang Tampil di Java Jazz Festival, Ricky Montgomery Rilis Album Rick(y)
Sedangkan untuk trek fokus di dalam album ini adalah Little Time For Love. Melalui lagu-lagu ini, pendengar akan diberikan pengalaman menikmati karya Ardhito Pramono yang lebih kompleks.
Selain karya album, Ardhito juga siapkan sebuah konsep serial video musik. Ardhito mencoba menggabungkan talenta spesialnya di dua bidang seni, yakni musik dan film, menjadi sebuah karya visual yang mengesankan bertajuk Roadtrip.
Dibagi menjadi 5 episode, serial video musik ini menceritakan tentang sebuah kekacauan dunia yang terjadi dan tidak bisa ditolerir.
Baca juga : Vaultboy Rilis Album Perdana Everything and Nothing
Munculnya berbagai bisnis baru yang berkedok menanggulangi era pandemi mulai meresahkan masyarakat. Wacana tentang vaksin pun kerap di bahas oleh banyak pemimpin dunia.
Serial video musik ini digambarkan dengan genre action dan fiksi ilmiah dengan Ardhito turun langsung menjadi aktor utamanya menjadi seorang lelaki bernama Jule. Ia memiliki misi untuk menutup perusahaan jahat bersama dengan rekan masa kecilnya, June yang merupakan anak dari pemilik korporasi tersebut.
Bagaimana cara Jule dan June mengalahkan perusahaan jahat tersebut? Saksikan terus perjuangan Jule dan June di kanal YouTube resmi Ardhito Pramono Official sejak Jumat (26/4).
Untuk episode pertamanya, Ardhito menggunakan lagu Waking Up Together with You, dengan episode selanjutnya akan digambarkan dengan lagu Beautiful Journey, yang dapat disaksikan pada Jumat (17/5) bersamaan perilisan albumnya.
Sedangkan untuk episode selanjutnya dapat dinikmati setiap dua minggu setelahnya.
Untuk produksinya, Ardhito dibantu oleh Bagoes Tresna Adji di posisi sutradara. Aco Tenri juga hadir membantunya khusus untuk episode keduanya. Sedangkan untuk skrip serial video musik ini ditulis oleh sang musisi sendiri. (RO/Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keisya Levronka resmi merilis album kedua bertajuk Rombak. Mengusung genre pop-rock ala era 2000-an, Keisya keluar dari zona nyaman musik ballad.
Musisi pendatang baru notyourwife resmi merilis album perdana Aphrodite Blues. Simak perjalanan Lauren Karina dari kreator konten hingga ke tangga lagu AS.
Gitaris Ade Nurulianto tegaskan Govinda tetap eksis dengan promo album Live Studio Session - London 2023 meski ia tengah sibuk proyek solo.
WOLF HOWL HARMONY resmi merilis MV One Minute. Lagu ballad dari EP Tera ini sukses membawa grup LDH JAPAN puncaki Oricon Daily Album Ranking.
Ade Govinda berkolaborasi dengan Gloria Jessica dalam album Blue. Mengusung tema patah hati dengan sentuhan Brit-Pop dan single Terbelah Jadi Dua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved