Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAS Muhamad yang menjadi ikon musik reggae di Indonesia, telah menjalani kariernya selama 20 tahun. Kini ia berevolusi menjadi produser musik dan penulis lagu lintas genre. Dengan lagu-lagu hitnya seperti Salam, Learn to Grow dan Farmerman, Ras Muhamad telah mengelilingi dunia dengan musiknya.
Pada ulang tahunnya, 29 Oktober, dia pun merayakannya dengan merilis album baru bertajuk Kaleidoscope vo.1. Album barunya tersebut menjadi begitu personal karena Ras Muhamad mengangkat isu kesehatan mental yang menjadi fokusnya saat ini.
Album itu digarap kurang lebih dua tahun dan terinspirasi dari kisah-kisah pribadi, pengalaman cinta, kerentanan, kegelapannya, dan juga masa pandemi, semua ia ungkapkan di dalamnya.
Baca juga : Promosi Album Golden, Jungkook BTS Jadi Bintang Tamu di The Tonight Show Jimmy Fallon
Dengan penggarapan selama dua tahun itu pula Ras Muhamad mengambil jeda reggae dan lebih mengeksplorasi yang ada dalam dirinya sebagai manusia dan seniman.
Secara musik, proyek tersebut sangat berorientasi dan didominasi gitar, banyak di lagu-lagu di album ini, Ras Muhamad sendiri yang menulis dan memainkan bagian gitar.
Baca juga : 25 Tahun Berkarir, Band Element Gelar Konser Tunggal Desember 2023
Beragam warna gitar dan tekniknya diisi mulai dari gitarlele, gitar akustik, gitar elektrik dan juga seven string gitar yang terdengar sebagai distorsi. Sehingga di album barunya tersebut dia seperti menyajikan eksplorasi yang berbeda.
"Kaleidoscope vol. 1 adalah tahap dan evolusi di mana saya melihat proyek tersebut sebagai perpaduan ramuan musik pop yang diadu dengan semangat metal dan sikap punk di dalam latar belakang Hiphop," kata Ras Muhamad lewat siaran pers yang diterima Media Indonesia.
Kaleidoscope vol. 1 dirilis di bawah naungan label independen milik Ras Muhamad, Black Coral Music. Lagu lepas yang sebelumnya sudah rilis terlebih dulu adalah Like Summer dan Sand Castle. (Z-5)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
KreasiPro Music Distribution hadir sebagai ekosistem aman bagi musisi independen Indonesia untuk mendistribusikan karya ke 150+ platform global secara transparan.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved