Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Isyana Sarasvati membagikan kisahnya berprogres dalam eksplorasi musik yang dilakukannya lewat genre rock progresif (progressive rock) dan kini menjadi warna baru bagi karya-karyanya.
Pelantun "Il Sogno" itu menceritakan selama masa transisinya dari genre pop ke genre rock progresif, ia mendapatkan dukungan yang besar dari orang-orang di lingkungannya baik dari tim band yang mengiringinya maupun penggemarnya.
"Kebetulan mendapatkan tim yang satu visi dan misi, jadi gak ada kesulitan (transisi ke progresif rock) mereka nurut dan malah berapi-api," kata Isyana di Jakarta, Rabu (28/9).
Perpindahannya ke genre lain pun sebenarnya berdasarkan dari pengalaman pribadi Isyana sendiri dan berakhir tertuang ke dalam karya-karyanya.
Hal itu bisa terjadi karena ia memang kerap mengeksplorasi banyak genre musik secara terbuka.
"Aku kalau nyiptain lagu itu secara spontan ya uhuy. Jadi memang apa yang ada di fase hidup Isyana saat itu dikeluarkan saja dan aku di tahun-tahun itu emang lagi pengen ke situ (rock progresif). Karena aku suka genre musik banyak banget sih dari kecil, jadi aku emang open minded dan seterbuka itu," ujarnya.
Rencana transisi genre ke rock progresif sudah dimatangkan Isyana pada 2019, namun akibat pandemi rencana itu sempat tertunda.
Beruntung Isyana dan timnya telah menciptakan beberapa skema untuk bisa bertahan dari pandemi covid-19 dan berhasil mengenalkan citra barunya.
Dalam beberapa konser musik yang sudah diikuti, Isyana pun sudah secara penuh membawa repertoar dari genre rock progresifnya yang berasal dari album "Lexicon" maupun EP "my Mystery".
Menariknya perpindahan genre itu tidak membuat ia kehilangan penggemar dan justru menambah lebih banyak penggemar.
Ia pun merasa bersyukur karena baik citra maupun karyanya yang penuh nuansa baru bisa diterima sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia.
"Aku merasa ada segmentasi baru aja sih pendengar aku jadi banyak yang terlihat baru gitu muka-mukanya," tutup wanita yang kini tampil dengan rambut nyentrik berwarna merah hitam itu. (Ant/OL-12)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Snider menegaskan bahwa dirinya tidak mampu lagi memenuhi standar performa enerjik yang menjadi ciri khas Twisted Sister.
Musisi legendaris asal Kanada, Bryan Adams, dipastikan kembali menyapa penggemarnya di Jakarta lewat tur dunia bertajuk “Roll With The Punches 2026”.
GRUP band Foo Fighters akan bertandang ke Indonesia pada 2 Oktober 2025 dalam rangkaian Asia Tours 2025. Indonesia sekaligus menjadi negara tujuan pertama
Bi-2, band rock Rusia-Belarusia yang menentang invasi Rusia ke Ukraina, kembali tampil di panggung setelah ditahan di Thailand pada Januari.
Keseriusan Qodir dalam berkarya ditunjukkan dengan merilis single ke 5 yang diberi judul ‘Aku Butuh Dia’. Lagu ini diambil dari kantung album ‘Seribu Bulan’ yang berisikan 9 lagu.
Harapan Peraukertas untuk lagu "Coba Lagi" adalah agar lagi ini menjadi anthem bagi mereka yang membutuhkan dorongan semangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved