Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Korea Selatan Seo Hyun-jin mengaku karakter yang ia perankan sebagai pengacara dalam drama SBS Why Her membuatnya bisa merenungkan diri sendiri.
"Saya belajar lebih banyak tentang bagaimana bekerja di lokasi syuting dan tentang saya sebagai pribadi melalui serial ini," kata Seo dalam wawancara melalui agensinya, Management Soop, dikutip Selasa (26/7).
"Pekerjaan khusus ini memiliki waktu produksi yang lama dan mengharuskan saya untuk mencurahkan energi ke dalam berbagai aspek. Rasanya waktu berlalu begitu cepat jadi saya agak sedih (sudah berakhir)," imbuhnya.
Baca juga: Kru Positif Covid-19, Syuting Taxi Driver Season 2 Dihentikan
Diarahkan oleh sutradara Park Soo-jin, serial 16 episode ini berkisah tentang pengacara Oh Soo-jae (diperankan oleh Seo Hyun-jin), yang bekerja di firma hukum terkenal di Korea. Karakter ini digambarkan sebagai pengacara berbakat dan ambisius.
Suatu hari, Oh Soo-jae menangani kasus yang menyebabkan perubahan tidak terduga, membuat kariernya hancur. Kemudian ia mengambil pekerjaan sebagai pengajar di sekolah hukum setempat sebagai upaya untuk mendapatkan kembali posisinya di karier hukum.
Namun, Oh Soo-jae menemukan makna yang berbeda dalam hidup setelah bertemu dengan sekelompok mahasiswa hukum, termasuk Gong Chan (diperankan oleh Hwang In-youp), dan bekerja sama untuk menjatuhkan CEO firma hukum yang korup Choi Tae-guk (diperankan oleh Heo Jun-ho) serta berjuang mencari keadilan.
Debut drama Why Her dimulai dengan rating pemirsa 6% pada 3 Juni dan diakhiri dengan rating tertinggi 10,7% pada Sabtu (23/7).
"Saya tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke tempat-tempat di mana saya benar-benar dapat merasakan (popularitas serial ini). Tetapi ketika orang-orang di sekitar saya bertanya tentang lokasi syuting, saya merasa banyak orang yang menontonnya. Jadi, saya bersyukur," kata Seo.
Karakter yang diperankan Seo, Soo-jae, memiliki sifat yang cenderung bersemangat karena ingin mengejar kesuksesan. Namun, saat cerita berkembang, ia menghadapi serangkaian peristiwa berhadapan dengan CEO firma hukum yang memiliki posisi sangat kuat, Tae-guk.
Aktris tersebut mengungkapkan bekerja dengan aktor veteran seperti Heo Jun-ho dan Kim Chang-wan, yang berperan sebagai dekan sekolah hukum, menjadi pengalaman yang berharga.
"Merupakan suatu kehormatan untuk bekerja dengan Heo dan Kim. Selalu ada sesuatu yang dapat Anda pelajari dari mereka, seperti cara Anda memahami akting," katanya.
Mengenai sesuatu yang ingin ia capai sebagai aktris, Seo menambahkan, "Lebih sedikit berpikir dan berbicara, tetapi banyak merenung. Bersikaplah fleksibel dengan ide-ide dan selalu lakukan dengan kecerdasan. Sekarang setelah saya mengatakannya, rasanya sangat sulit." (Ant/OL-1)
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.
Simak fakta menarik If Wishes Could Kill, drama Korea horor remaja pertama Netflix tentang aplikasi maut Girigo yang tayang April 2026.
Drama Korea If Wishes Could Kill tayang di Netflix mulai 24 April 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan misteri aplikasi maut Girigo di sini.
Simak sinopsis We Are All Trying Here, drama Korea terbaru yang dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung tentang perjuangan di industri film.
Drama Korea We Are All Trying Here resmi tayang di Netflix. Dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung, serial ini mengangkat tema kecemasan, iri hati, dan perjalanan menerima diri.
Simak keseruan drakor Absolute Value of Romance yang dibintangi Kim Hyang Gi dan Cha Hak-yeon. Kisah penulis novel web dan empat guru menawan di Prime Video.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved