Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Korea Selatan (Korsel) Choi Min-sik, yang dikenal sebagai pemeran utama film Oldboy (2003), akan kembali bermain di layar lebar untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir dalam film In Our Prime, karya sutradara Park Dong-hoon.
Dikutip dari The Korea Herald, Jumat (11/2), awalnya, film ini direncanakan akan rilis pada kuartal pertama tahun lalu, namun ditunda karena pandemi covid-19.
Pada Senin (7/2) waktu setempat, distributor film Showbox akhirnya mengonfirmasi bahwa In Our Prime akan diputar di bioskop Korsel pada 9 Maret.
Baca juga: Disney dan Pixar Rilis Cuplikan Film Lightyear
Dalam In Our Prime, Choi memerankan karakter bernama Lee Hak-sung, seorang petugas keamanan sekolah tetapi sebenarnya seorang jenius matematika yang membelot dari Korea Utara (Korut).
Hak-sung bertemu Ji-woo (diperankan oleh Kim Dong-hwi), seorang siswa yang mengalami kesulitan menyesuaikan diri di sekolah karena latar belakang sosialnya yang berbeda.
Ji-woo meminta Hak-sung untuk mengajarinya matematika. Melalui pelajaran itu, keduanya menjadi dekat satu sama lain.
Namun, suatu hari, Ji-woo dijebak dalam sebuah insiden di sekolah dan masa lalu Hak-sung berisiko terungkap.
Melalui In Our Prime, distributor film mengatakan penonton akan mendapati Choi berakting dalam aksen Korut lagi, 22 tahun setelah ia tampil dalam film Shiri, yang berkisah tentang spionase antara dua Korea.
Karier aktor veteran selama 33 tahun itu ditandai dengan banyak film besar, seperti film ikonik karya Park Chan-wook Oldboy (2003), film karya Kim Jee-woon I Saw the Devil (2010), karya Park Hoon-jung New World (2013), dan karya Kim Han-min The Admiral: Roaring Currents (2014).
Drama sejarah Forbidden Dream, yang rilis pada 2019 merupakan proyek terbaru Choi sebelum drama In Our Prime.
Dalam Forbidden Dream, ia berperan sebagai Jang Yeong-sil, seorang ilmuwan yang hidup selama masa Dinasti Joseon. (Ant/OL-1)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.
Simak fakta menarik If Wishes Could Kill, drama Korea horor remaja pertama Netflix tentang aplikasi maut Girigo yang tayang April 2026.
Drama Korea If Wishes Could Kill tayang di Netflix mulai 24 April 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan misteri aplikasi maut Girigo di sini.
Simak sinopsis We Are All Trying Here, drama Korea terbaru yang dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung tentang perjuangan di industri film.
Drama Korea We Are All Trying Here resmi tayang di Netflix. Dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung, serial ini mengangkat tema kecemasan, iri hati, dan perjalanan menerima diri.
Simak keseruan drakor Absolute Value of Romance yang dibintangi Kim Hyang Gi dan Cha Hak-yeon. Kisah penulis novel web dan empat guru menawan di Prime Video.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved