Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) mempertegas perannya sebagai tulang punggung industri baja nasional melalui penguatan sinergi strategis dengan pemerintah.
Hal ini ditandai dengan kunjungan lapangan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ke fasilitas operasional Krakatau Steel Group di Cilegon, Banten.
Kunjungan kerja ini dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya guna meninjau secara langsung progres fasilitas produksi di pabrik hot strip mill (HSM), cold rolling mill (CRM), serta operasional PT Krakatau Bandar Samudera/Krakatau International Port.
Deputi Bidang Geoekonomi DPN Yayat Ruyat menyampaikan kunjungan ini merupakan tindak lanjut koordinasi strategis antara pemerintah dan Krakatau Steel dalam mendukung penguatan industri baja nasional dan upaya menjaga ketahanan industri dalam negeri.
“Kami melihat Krakatau Steel memiliki peran penting dalam mendukung penguatan industri nasional melalui hilirisasi seperti diarahkan Presiden. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri, kami optimistis pengembangan industri baja ke depan akan semakin kuat dan terintegrasi,” ujarnya.
Selain potensi pengembangan, DPN menyoroti tantangan berat yang dihadapi industri baja nasional akibat tekanan produk impor murah yang terindikasi dumping.
Kondisi ini dinilai dapat menghambat pertumbuhan industri strategis dalam negeri. Karena itu, Yayat menekankan perlunya dukungan nyata dari sisi regulasi. “Diperlukan keberpihakan kebijakan, termasuk penguatan instrumen anti-dumping serta dukungan penuh terhadap penggunaan produk dalam negeri agar industri baja kita tetap berdaya saing,” tambahnya.
Direktur Infrastruktur dan Operasi Krakatau Steel Sidik Darusulistyo menegaskan kesiapan perseroan dalam mendukung hilirisasi melalui penguatan operasional dan integrasi bisnis.
“Kami terus meningkatkan kinerja produksi sekaligus menyiapkan penguatan sektor hulu untuk menciptakan rantai industri baja yang lebih terintegrasi dan berdaya saing,” jelas Sidik.
Ia menambahkan langkah strategis ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita untuk mendorong kemandirian industri berbasis sumber daya domestik.
Krakatau Steel di bawah pimpinan Direktur Utama Akbar Djohan yang juga menjabat Chairman IISIA dan ALFI/ILFA optimistis dalam sinergi dengan pemerintah akan memperkuat posisi perseroan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (H-2)
Secara finansial, Krakatau Steel membukukan pendapatan US$262,4 juta pada kuartal I-2026.
Kombinasi teknologi mutakhir dan kualitas SDM yang mumpuni menjadi kunci sukses perusahaan dalam mencatatkan laba dan memperbaiki tata kelola keuangan.
Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Krakatau Steel sukses meraih opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari auditor independen.
Keberhasilan penandatanganan LTSA ini didorong dukungan modal kerja Danantara.
Sebanyak 250 peserta mudik gratis diberangkatkan menggunakan enam unit bus menuju berbagai kota di empat provinsi di Pulau Jawa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved