Percepatan Hilirisasi Jaga Kedaulatan Baja Nasional

Despian Nurhidayat
16/4/2026 13:07
Percepatan Hilirisasi Jaga Kedaulatan Baja Nasional
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS) mempertegas perannya sebagai tulang punggung industri baja nasional melalui penguatan sinergi strategis dengan pemerintah.

Hal ini ditandai dengan kunjungan lapangan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ke fasilitas operasional Krakatau Steel Group di Cilegon, Banten.

Kunjungan kerja ini dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya guna meninjau secara langsung progres fasilitas produksi di pabrik hot strip mill (HSM), cold rolling mill (CRM), serta operasional PT Krakatau Bandar Samudera/Krakatau International Port.

Deputi Bidang Geoekonomi DPN Yayat Ruyat menyampaikan kunjungan ini merupakan tindak lanjut koordinasi strategis antara pemerintah dan Krakatau Steel dalam mendukung penguatan industri baja nasional dan upaya menjaga ketahanan industri dalam negeri.

“Kami melihat Krakatau Steel memiliki peran penting dalam mendukung penguatan industri nasional melalui hilirisasi seperti diarahkan Presiden. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri, kami optimistis pengembangan industri baja ke depan akan semakin kuat dan terintegrasi,” ujarnya.

Selain potensi pengembangan, DPN menyoroti tantangan berat yang dihadapi industri baja nasional akibat tekanan produk impor murah yang terindikasi dumping. 

Kondisi ini dinilai dapat menghambat pertumbuhan industri strategis dalam negeri. Karena itu, Yayat menekankan perlunya dukungan nyata dari sisi regulasi. “Diperlukan keberpihakan kebijakan, termasuk penguatan instrumen anti-dumping serta dukungan penuh terhadap penggunaan produk dalam negeri agar industri baja kita tetap berdaya saing,” tambahnya.

Direktur Infrastruktur dan Operasi Krakatau Steel Sidik Darusulistyo menegaskan kesiapan perseroan dalam mendukung hilirisasi melalui penguatan operasional dan integrasi bisnis.

“Kami terus meningkatkan kinerja produksi sekaligus menyiapkan penguatan sektor hulu untuk menciptakan rantai industri baja yang lebih terintegrasi dan berdaya saing,” jelas Sidik.

Ia menambahkan langkah strategis ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita untuk mendorong kemandirian industri berbasis sumber daya domestik.

Krakatau Steel di bawah pimpinan Direktur Utama Akbar Djohan yang juga menjabat Chairman IISIA dan ALFI/ILFA optimistis dalam sinergi dengan pemerintah akan memperkuat posisi perseroan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya