Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KATADATA Insight Center kembali merilis laporan flagship Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI) dalam gelaran IDE Katadata Future Forum 2026. Laporan tersebut membedah kondisi kelas menengah di Indonesia.
Pada saat memberikan sambutan di acara IDE Katadata Future Forum 2026, Co-founder & CEO Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra berharap riset KIMCI bisa menjadi acuan bagi berbagai pemangku kepentingan dalam memahami kondisi kelompok kelas menengah di Indonesia.
"Mudah-mudahan KIMCI di tahun keduanya bisa menjadi acuan untuk memahami peta lanskap middle class di Indonesia," ujar Metta saat membuka acara IDE Katadata Future Forum 2026 bertema "Adapting to What Comes Next" di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (15/4).
Metta menyoroti jumlah kelas menengah yang terus menurun. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menunjukkan kelas menengah mulai turun sejak 2019 (21,5%), hingga mencapai 16,9% di 2024.
Pada saat yang sama, golongan menuju kelas menengah (aspiring middle class) terus menunjukkan peningkatan hingga mencapai 48,8% di 2024. Padahal, Bappenas pernah memperkirakan Indonesia berpeluang menjadi negara maju pada 2045 jika proporsi kelas menengah mencapai 70% dari total penduduk.
Kelas menengah sendiri punya peranan yang krusial dalam perekonomian Indonesia. Pada 2024, kelompok ini tercatat menyumbang 81,5% dari total konsumsi rumah tangga. Sementara, konsumsi rumah tangga merupakan penyumbang utama (58,8%) produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
"Middle class merupakan kunci perubahan negara dan society," ujar Metta.
Dalam acara peluncuran KIMCI, Vice President Finance & Business Development Katadata Ivan Triyogo Priambodo mengungkap temuan bahwa banyak kelas menengah yang tidak merasa cukup dengan memiliki satu pekerjaan.
"Bagi kelas menengah, satu sumber pendapatan tidak lagi cukup untuk memberikan kepastian karena itu pekerjaan sampingan bukan sekadar tambahan melainkan sebuah lapisan pengaman," ujar Ivan.
Menurutnya, hal ini sebagai sebuah pertanda bahwa kelas menengah sedang membangun strategi hidup yang lebih adaptif dan lebih tahan terhadap ketidakpastian.
"Pada saat yang sama pola konsumsi semakin bijak, keputusan belanja tidak semata-mata ditentukan harga yang paling murah. Yang semakin penting bagi mereka adalah nilai," katanya.
Sementara itu, Research Analyst Katadata Insight Center Kholis Dana P juga menyampaikan hasil temuan riset. Menurutnya, kebijakan publik memiliki peran penting mulai dari menjaga daya beli, mengendalikan biaya hidup, memperluas akses terhadap pekerjaan, hingga perlindungan sosial yang adaptif.
"Kelas menengah bukan hanya tentang perlindungan, tetapi tentang memastikan mereka tetap tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan," kata Kholis.
Dalam riset KIMCI dibahas sejumlah solusi bagaimana kelas menengah tetap bisa bangkit atau setidaknya bertahan di tengah berbagai impitan ekonomi. Termasuk, mulai memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung produktivitas, mencari informasi, mempelajari keterampilan baru, hingga menyelesaikan pekerjaan profesional.
KIMCI 2026 memotret kondisi terkini kelas menengah secara mendalam mulai dari perilaku konsumsi hingga sentimen ekonomi secara komprehensif. (E-1)
Dengan indikator makro ekonomi yang baik, pemerintah berupaya agar Indonesia tidak jatuh pada fenomena Chilean Paradox (Paradoks Cile).
Dosen IPB University mengungkap fenomena fake rich middle class di Indonesia, di mana gaya hidup mewah tidak sebanding dengan ketahanan finansial yang kokoh.
keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global saat ini.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global yang meningkat tajam dalam dua dekade terakhir dinilai mulai menggerus kepercayaan konsumen dan menekan kelas menengah Indonesia.
Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah dinilai masih kuat. Hal ini mendorong realisasi investasi properti Rp1 triliun di Bekasi.
Menko Polhukam RI Hadi Tjahjanto mengatakan, rata-rata transaksi judi online (daring) di kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas mencapai Rp40 miliar.
STATUS Indonesia kembali naik menjadi negara berpendapatan menengah atas tak akan menjamin kinerja pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun berikutnya. Sebab, perubahan status
status Indonesia yang kembali menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country/UMIC) dapat memberikan dampak positif, utamanya dari sisi investasi.
DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) mengkritik kebijakan insentif mobil listrik karena hanya menyasar masyarakat kelas atas.
Sri Mulyani menyebutkan tren konsumsi rumah tangga menengah ke atas ke depannya berpotensi akan masih tumbuh kuat, salah satunya tercermin dari simpanan di bank.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved