Adaro Raih PROPER Emas Tujuh Kali Berturut-turut

Heryadi
09/4/2026 23:25
Adaro Raih PROPER Emas Tujuh Kali Berturut-turut
Upaya pemulihan lingkungan kembali yang dilakukan Adaro.(Dok.Adaro)

PT Adaro Indonesia kembali meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup, menandai capaian tujuh kali berturut-turut sejak 2019 hingga 2025. Penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) tersebut diserahkan pada 7 April 2026 di Jakarta.

Penghargaan diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi. PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu melampaui standar kepatuhan dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menjalankan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Capaian ini menambah total raihan PROPER Emas Adaro menjadi delapan kali sejak pertama kali diperoleh pada 2012. Perusahaan tersebut dinilai konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis, termasuk dalam aspek perlindungan lingkungan, pengurangan emisi, serta pelestarian keanekaragaman hayati.

Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, mengatakan keberlanjutan menjadi bagian utama dalam strategi bisnis perusahaan. “Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Pendekatan responsible dan sustainable mining kami terjemahkan dalam tata kelola, keunggulan operasional, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang bertanggung jawab dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.

Adaro juga menjalankan berbagai inisiatif yang melampaui kewajiban regulasi (beyond compliance). Upaya tersebut mencakup peningkatan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja, efisiensi energi, serta penurunan emisi gas rumah kaca di wilayah operasional.

Selain itu, perusahaan memperkuat program sosial melalui pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Program tersebut diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Salah satu inovasi sosial yang dikembangkan adalah program Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan. Program ini mengusung konsep edukasi lingkungan sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Kementerian Lingkungan Hidup menilai keberhasilan perusahaan meraih PROPER Emas tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga dari inovasi dan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan lain untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan sosial dalam kegiatan usahanya. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya