Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (9/3/2026) sore. Anjloknya indeks dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap ancaman inflasi energi global seiring meroketnya harga minyak mentah dunia.
IHSG berakhir merosot 248,32 poin atau 3,27 persen ke posisi 7.337,37. Sementara itu, indeks kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 turut terkoreksi 25,47 poin atau 3,28 persen ke level 750,57.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Rarna Lim, menjelaskan bahwa pelemahan IHSG terjadi di tengah memanasnya suhu geopolitik dan potensi inflasi global. Penutupan Selat Hormuz di Timur Tengah berdampak signifikan pada rantai pasok energi dunia.
Hingga pukul 17.12 WIB, harga minyak mentah jenis WTI tercatat melonjak 11,86 persen ke level US$101,68 per barel. Sementara itu, minyak Brent melesat 12,77 persen ke posisi US$104,53 per barel. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya perlambatan ekonomi global secara masif.
Dari kawasan Asia, inflasi Tiongkok pada Februari 2026 tercatat meningkat 1,3 persen (yoy), melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,8 persen. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2023 yang sebagian besar dipicu oleh lonjakan konsumsi selama libur Tahun Baru Imlek.
Di sisi domestik, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada Februari 2026 turun ke level 125,2 dari sebelumnya 127 pada Januari. Penurunan ini merefleksikan melemahnya ekspektasi masyarakat terhadap prospek pendapatan dan ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan ke depan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh atau sebelas sektor saham melemah serentak. Sektor barang konsumen nonprimer mencatatkan penurunan terdalam sebesar 5,00 persen diikuti sektor transportasi dan logistik sebesar 4,93 persen serta sektor barang baku 4,42 persen.
Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.474.203 kali transaksi dengan volume saham mencapai 46,80 miliar lembar senilai Rp23,88 triliun. Sebanyak 708 saham melemah, 68 saham menguat, dan 41 saham stagnan.
Kondisi serupa terjadi di bursa Asia. Indeks Nikkei melemah signifikan 5,20 persen, Shanghai turun 0,67 persen, Hang Seng terkoreksi 1,35 persen, dan Strait Times melemah 1,89 persen. (Ant/I-2)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved