Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (6/1/2026), kembali menunjukkan taringnya. Indeks komposit dibuka menguat 0,32% ke level 8.887,46, melanjutkan tren positif setelah kemarin ditutup pada rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di posisi 8.859,19.
Aksi beli investor asing dan domestik tampaknya masih deras mengalir, didorong oleh optimisme fundamental ekonomi dalam negeri yang solid serta sentimen pasar global yang merespons dinamika geopolitik terbaru.
Kenaikan IHSG pagi ini tidak lepas dari sejumlah katalis positif yang mewarnai pasar modal:
Meskipun dibuka hijau, para analis mengingatkan potensi volatilitas. Tim Riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level resistance baru di 8.900 - 8.950. Jika level ini tertembus, jalan menuju angka keramat 9.000 semakin terbuka lebar.
Namun, MNC Sekuritas memberikan catatan waspada. Mengingat kenaikan yang sudah cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, risiko profit taking jangka pendek sangat mungkin terjadi. Area support terdekat kini berada di level 8.780.
Berikut adalah rangkuman saham-saham pilihan dari berbagai sekuritas yang layak dicermati hari ini, dengan fokus pada sektor energi dan perbankan:
| Kode Saham | Rekomendasi | Target Harga (TP) | Alasan Utama |
|---|---|---|---|
| MDKA (Merdeka Copper) | BUY | Rp 2.540 | Sentimen kenaikan harga emas global akibat konflik geopolitik. |
| ANTM (Aneka Tambang) | ACCUM BUY | Rp 3.470 | Net buy asing tinggi & korelasi positif dengan harga emas. |
| TLKM (Telkom Indonesia) | BUY ON WEAKNESS | Rp 3.650 | Valuasi menarik & potensi rebound teknikal. |
| ENRG (Energi Mega) | TRADING BUY | Rp 280 | Momentum kenaikan harga minyak mentah dunia. |
| BBCA (Bank BCA) | HOLD | Rp 10.800 | Penggerak utama indeks (laggard) yang masih solid. |
*Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Pelajari risiko sebelum bertransaksi.
Pasar hari ini diprediksi akan bergerak atraktif. Investor disarankan untuk tidak terlalu agresif mengejar harga (FOMO) dan disiplin menerapkan titik stop loss, terutama pada saham-saham lapis kedua yang memiliki volatilitas tinggi. (E-3)
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
INDEKSĀ Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG hari ini dibuka menguat ke level 7.564,41 pada sesi pembukaan Kamis (23/4/2026). Namun, indeks terpantau fluktuatif dan kembali turun ke level 7.536.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak variatif seiring pelaku pasar yang masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved