Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Pandu Sjahrir menilai, kepercayaan (trust) menjadi mata uang utama dalam ekonomi digital. Dari kepercayaan, ia meyakini akan melahirkan kepercayaan diri (confidence) dan akan muncul pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif.
"Dipercaya itu menurut saya segala-galanya. Substance harus jelas. Tanpa kepercayaan, fintech itu tidak berarti. Our only currency is trust. Dan di sinilah tugas kita bagaimana menggerakkan trust. Dengan adanya trust, kita akan ada namanya confidence," sebut dia dalam Peluncuran Bulan Fintech Nasional (BFN) yang digelar pada Selasa (11/11).
Dirinya juga menekankan bahwa keberhasilan industri fintech tidak bisa hanya diukur dari popularitas, melainkan dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang ditawarkan.
"Para penyelenggara fintech dan pelaku usaha dalam ekosistem harus berkomitmen membangun layanan ruangan digital karena dipercaya, bukan karena hanya populer," kata Pandu.
Di sisi lain, ia juga menargetkan agar ekosistem fintech nasional dapat menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia menuju pertumbuhan 8% sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga meminta agar Indonesia tidak lagi menjadi pengikut, melainkan pemimpin di sektor fintech Asia.
"Dengan adanya confidence, kita akan ada pertumbuhan ekonomi 8%. Sekarang adalah waktunya kita menciptakan trust untuk nanti yang menciptakan confidence," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Etik Aftech Harun Reksodiputro menyatakan bahwa membangun kepercayaan masyarakat adalah fondasi paling penting dalam industri fintech.
"Jadi tanpa kepercayaan dari masyarakat dan dari investor, inovasi fintech tidak akan mampu tumbuh secara berkelanjutan," tutur Harun.
Kendati demikian, dirinya tidak menutupi adanya tantangan kepercayaan yang dihadapi industri fintech yang disebabkan oleh fraud, scam, serta praktek ilegal yang mencoreng reputasi fintech.
"Oleh karena itu, melalui Dewan Etik, Aftech menempatkan pemuatan tata kelola dan etika industri sebagai prioritas utama. Kenapa? Karena tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan anggota atau compliance, memperkuat kepercayaan masyarakat dan investor, dan yang paling penting untuk industrinya adalah menciptakan ekosistem fintech yang sehat dan kredibel," pungkas Harun. (Fal/E-1)
KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada 97 perusahaan pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) memicu polemik luas di industri fintech.
Tanpa literasi yang memadai, akses keuangan justru berpotensi menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.
Dalam uji coba, broker Elev8 mengeksekusi transaksi trading menggunakan smartphone yang diterbangkan hingga ketinggian 30 kilometer di atas permukaan laut, memasuki wilayah stratosfer.
Dari segi jumlah investor, pada akhir tahun 2021, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa terdapat sekitar 611 ribu investor SBN.
Kerja sama ini diwujudkan melalui kunjungan program Social Innovation Mission di Indonesia.
KPPU memutuskan 97 pelaku usaha layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi ata fintech P2P lending atau biasa dikenal dengan pinjaman online atau pinjol.
Stagnasi akses kredit di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan mencerminkan keterbatasan sistem keuangan formal dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 resmi berakhir dengan catatan penting berupa menguatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif.
Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) secara resmi membuka Mandiri BFN Fest 2025, puncak dari rangkaian Bulan Fintech Nasional (BFN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved