Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum (Ketum) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menilai, penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) membuat investor asing bersikap lebih hati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Ketidakpastian di perekonomian AS dapat memicu reaksi pasar global, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.
Ia menjelaskan, lembaga global seperti Moody’s Analytics memperkirakan setiap minggu shutdown bisa memangkas pertumbuhan ekonomi AS. Dus, berkaca dari pengalaman government shutdown tahun 2018-2019 yang berlangsung selama 5 minggu dan merupakan yang terlama sepanjang sejarah AS menunjukkan kerugian ekonomi yang besar bagi negara tersebut.
"Saat ketidakpastian di AS meningkat, investor asing cenderung bersikap hati-hati dan menarik sebagian portofolionya dari pasar negara berkembang," jelas Shinta saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (12/10).
Ia berpandangan government shutdown di Negera Paman Sam berpotensi menimbulkan dampak ke pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Namun, besar-kecilnya dampak sangat tergantung dari berapa lama jangka waktu penutupan atau proses shutdown tersebut.
Shinta menjelaskan jika government shutdown berlangsung dalam waktu singkat, dampaknya cenderung terbatas. Efek yang muncul biasanya hanya berupa peningkatan ketidakpastian sementara, penundaan belanja pemerintah AS, serta terganggunya publikasi data ekonomi resmi. Meski kondisi tersebut dapat memicu sedikit gejolak di pasar global, situasi umumnya akan kembali stabil begitu kesepakatan anggaran tercapai.
Sebaliknya, jika shutdown berlangsung berkepanjangan atau lebih dari 3-4 minggu, dampak dan tekanannya bisa jadi lebih nyata. Konsumsi di AS bisa melemah karena ratusan ribu pegawai federal tidak menerima gaji tepat waktu, kontrak pemerintah dengan swasta tertunda, dan persepsi pasar memburuk.
"Bagi Indonesia, jalur yang paling cepat terasa adalah di pasar keuangan. Nilai tukar rupiah bisa tertekan terhadap dolar AS dan memicu volatilitas di pasar obligasi," tutur Ketum Apindo itu.
Shinta juga mengkhawatirkan apabila shutdown berlangsung lama dan berkepanjangan, dampaknya dapat merembet ke sektor riil. Permintaan ekspor Indonesia ke AS, terutama produk padat karya seperti tekstil, alas kaki, dan elektronik, bisa melambat karena konsumsi di AS tertahan.
"Situasi ini juga berpotensi menambah ketidakpastian dalam negosiasi tarif perdagangan RI-AS yang sedang berjalan," terangnya. (H-4)
PENUTUPAN pemerintah yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS) menyebabkan kerugian hingga US$15 miliar (sekitar Rp249,2 triliun) terhadap perekonomian negara tersebut setiap hari.
Kemenko Perekonomian menyebut penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) belum berdampak signifikan bagi kinerja ekspor Indonesia
penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) berpotensi mengguncang stabilitas pasar keuangan termasuk memengaruhi nilai tukar rupiah
KRISIS politik di Washington kembali berdampak besar bagi ribuan pegawai negeri Amerika Serikat.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mewaspadai dampak penutupan sementara (shutdown) pemerintah Amerika Serikat (AS).
Ketua Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran belum sepenuhnya mampu memulihkan kepercayaan investor.
Apindo melihat bahwa kenaikan harga bahan baku plastik sudah melampaui pola fluktuasi normal, bahkan dalam beberapa kasus meningkat lebih dari 100%.
KETUA Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, menilai rencana imbauan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan dapat dipahami sebagai langkah pemerintah dalam merespons dinamika global.
Sektor yang bergantung pada mobilitas fisik seperti sektor transportasi, ritel offline, food and beverage di kawasan perkantoran, serta hospitality akan terdampak negatif WFH.
KETUA Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan setelah Lebaran tidak dapat diberlakukan serentak
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved