Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Pertahanan (Wamenhan) Muhammad Herindra menyampaikan terima kasih atas perhatian besar jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program food estate di sejumlah daerah.
Diketahui, Kementan terus mengawal jalannya pembangunan pertanian Indonesia melalui berbagai program. Di antaranya melalui optimasi lahan rawa serta pembangunan pertanian food estate yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Kepada Kementan kami sangat berterimakasih karena telah merealisasikan kekuatan pangan nasional. Apa yang saat ini diharapkan masyarakat akan segera terealisasi, dimana jagung kita bisa diproduksi sendiri di dalam negeri," ujar Herindra, Senin (11/12/2023).
Baca juga: Jagung Tumbuh Baik Seumur Jabatan Mentan Amran Bertugas Kembali
Meski demikian, Herindra mengatakan pada awalnya pembangunan food estate ini mendapat banyak masukan dari masyarakat luas. Namun pada akhirnya, masukan tersebut dapat dijawab secara cepat melalui keberhasilan pertanaman.
"Pada awalnya sebagian masyarakat sangsi dan sempat diperdebatkan, tapi kita lihat sendiri bahwa saat ini di lapangan alhamdulillah apa yang kita kerjakan bisa berhasil," katanya.
Di lokasi yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pertanaman jagung di sana tumbuh dengan sangat baik pada kurun waktu 2 bulan atau seumur Amran bertugas kembali sejak 25 Oktober 2023.
Baca juga: Kunjungi Gunung Mas, Mentan-Wamenhan Pastikan Food Estate Berjalan Baik
Menurutnya, saat ini kondisi pertanaman jagung di lahan seluas 600 hektare itu sudah on progres terutama melalui kolaborasi yang kuat antara Kementan dan Kemenhan.
"Food estate ini untuk masa depan anak cucu kita, untuk generasi kita ke depan, juga untuk memberi pangan masyarakat dunia. Semua on progres dan saya optimis segera bisa ditangani," jelasnya. (RO/S-4)
Di tengah dinamika global yang diwarnai berbagai tantangan, termasuk potensi krisis pangan, Indonesia menunjukkan kesiapan yang semakin kuat.
Meski stok melimpah, Mentan menekankan bahwa pemerintah tetap waspada terhadap tantangan eksternal, terutama dampak fenomena El Nino.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Amran menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang ditopang oleh capaian produksi pangan nasional
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan implementasi program biodiesel B50 berbasis crude palm oil (CPO) memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi.
Keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ia menjelaskan sawit tidak hanya dapat diolah menjadi solar, tetapi juga menjadi bensin dan etanol yang saat ini tengah dipercepat.
Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan harga minyak goreng naik di dalam negeri tidak berkaitan dengan implementasi program Biodiesel 50% (B50). Bahan baku biodiesel
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved