Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank BTPN Tbk (BTPN) meluncurkan ESG Deposit sebagai solusi keuangan nasabah korporasi berkelanjutan.
Inovasi itu diwujudkan dalam ajang Bank BTPN Economic Outlook 2024, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (22/11).
"Pada kesempatan ini, kami meluncurkan ESG Deposit sebagai bukti komitmen Bank BTPN dalam menyediakan solusi keuangan nasabah korporasi dan kontribusinya terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ungkap Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar.
Baca juga: Pentingnya Kelola Risiko ESG untuk Keberlanjutan Perusahaan
Ajang Economic Outlook 2024 bertajuk Navigating through 2024: Strategies for resilience and growth ini mencerminkan visi strategis Bank BTPN untuk merangkul nasabah melewati tantangan tahun-tahun mendatang dengan ketahanan dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Hadirnya ESG Deposit sebagai wujud visi Bank BTPN dengan menawarkan instrumen yang tidak hanya memberikan timbal balik optimal, tetapi juga mengatasi masalah-masalah mendesak di zaman ini."
"Bank BTPN juga akan selalu mengoptimalkan aset di tengah kondisi yang dinamis saat ini dengan menerapkan prinsip kehati-hatian guna menunjang pertumbuhan perusahaan sehingga bisa terus mendukung penguatan perekonomian pascapandemi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Hanoch.
Baca juga: Telkom Makin Fokus dalam Pengelolaan dan Penerapan ESG dengan Program EXIST
Hanoch menambahkan Bank BTPN Economic Outlook 2024 merupakan bentuk komitmen Bank BTPN dalam memberikan informasi terkini dan wawasan mendalam kepada nasabah Bank BTPN.
"Ini sekaligus sebagai platform bagi nasabah dan pemangku kepentingan untuk memahami lebih dalam tentang strategi menyongsong tahun 2024 dan strategi keberlanjutan serta berpartisipasi dalam perbincangan mengenai keuangan berkelanjutan,” tutup Henoch.
Hadir sebagai pembicara pada Bank BTPN Economic Outlook 2024 tersebut yakni, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu.
Kemudian, Co-Founder Creco Research Institute Chatib Basri, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo, dan Pengamat Politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari. (RO/S-2)
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
Di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kebutuhan pembiayaan bahkan diperkirakan mencapai Rp4.300 triliun.
BNI berkomitmen menyelesaikan pengembalian dana Rp28 miliar milik CU Paroki Aek Nabara secara transparan dan akuntabel sesuai proses hukum yang berlaku.
Ekspektasi nasabah terhadap layanan asuransi semakin meningkat. Tidak hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada transparansi, kemudahan akses informasi, serta pendampingan.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Pakar Hukum Pidana menegaskan bahwa sanksi berupa denda administratif tidak dapat menggantikan proses pertanggungjawaban pidana penyalahgunaan hutan.
Ditjen Gakkum melakukan penyegelan terhadap 3 subjek hukum yang diduga melakukan pelanggaran terkait tata kelola kehutanan di Kabupaten Tapanuli Selatan
Spiritual leadership (kepemimpinan spiritual) yaitu kepemimpinan yang didasari oleh panggilan jiwa dan keterhubungan dengan-Nya demi menuntaskan misi yang diyakini.
Kemenhut memperketat pengawasan dan penindakan terhadap perusahaan yang terindikasi lalai dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Ada 12 koorporasi yang diawasi
Perkebunan monokultur skala besar di area konsesi korporasi masih menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved