Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (1/8) sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup melemah 44,86 poin atau 0,65 persen ke posisi 6.886,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,16 poin atau 0,22 persen ke posisi 963,46.
"Di akhir perdagangan, IHSG tertahan di zona merah yang tampaknya dipengaruhi sentimen eksternal dan internal," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Walau Dibuka Melemah, IHSG Berpeluang Menguat
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Baca juga: Jeli Pilih Produk dan Jaga Keamanan Transaksi agar Aman Investasi Digital
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas sektor atau semuanya terkoreksi yaitu sektor kesehatan turun paling dalam minus 1,17 persen, diikuti sektor transportasi logistik dan sektor barang konsumen non prime yang masing- masing turun 2,22 persen dan 1,63 persen. (Z-6)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved