Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA usaha tak ambil pusing ihwal isu gagal bayar Amerika Serikat. Sebab, itu dinilai sebagai drama dua partai di Negeri Paman Sam yang akhirnya ceritanya telah diketahui. Dus, tak ada kekhawatiran berlebih dari hal tersebut.
Demikian benang merah pesan yang disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani kepada Media Indonesia, Sabtu (27/5).
"Itu drama seperti itu setiap tahun, kita bosan juga melihatnya. Mereka (Republik dan Demokrat) saling sandera dan ujung-ujungnya konsensus," ujarnya.
Baca juga: Partai Republik Melambatkan Pembicaraan Krisis Utang Amerika Serikat
Hariyadi menilai, parlemen AS yang saat ini diketuai oleh pihak Republik juga tak menginginkan negaranya kolaps. Gagal bayar Negeri Paman Sam pasti akan dicegah melalui kesepakatan Gedung Putih dan parlemen.
Karena itu, dunia usaha tak begitu mengkhawatirkan persoalan tersebut. Pada akhirnya, kata Hariyadi, penaikan plafon utang akan disetujui dan ancaman jatuhnya perekonomian AS bakal terpendam.
Baca juga: Kadin: Jika AS Gagal Bayar, Dunia bakal Alami Guncangan Ekonomi
Terlebih dolar AS saat ini serupa dengan komoditas yang diperdagangkan di dunia. Banyak negara yang menggunakan bertransaksi menggunakan dolar AS meski tak melibatkan Negeri Paman Sam. Itu, menurut Hariyadi, yang membuat ekonomi AS bakal tetap kuat.
"Tren sekarang ini kan banyak negara mau meninggalkan dolar, tapi selama banyak negara di dunia ini menggunakan dolar AS sebagai alat tukar atau transaksi, mereka akan tetap survive," jelas Hariyadi.
"Secara teori ini pun sebenarnya sudah tidak masuk akal karena porsi utang mereka terhadap PDB itu sudah jauh lebih besar," lanjutnya.
Hariyadi meyakini dan menegaskan isu gagal bayar AS tak akan berdampak signifikan. Menurutnya itu hanya isu tahunan yang berulang dan selalu berakhir dengan kondisi yang baik.
"Jadi kami tidak ada kekhawatiran mengenai hal itu. Ini kan heboh karena isunya dimainkan oleh trading pasar valas dan pasar modal, hanya spekulasi," pungkas Hariyadi. (Mir/Z-7)
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Kenaikan harga energi global, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian pasar keuangan kembali menekan stabilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 108 poin ke level Rp17.289 pada Kamis (23/4/2026) pagi. Simak analisis pergerakan kurs hari ini.
FLIN menyediakan solusi konsolidasi utang untuk cicilan kartu kredit, paylater, pinjol, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).
Postur APBN tiap tahun terus tertekan karena dibebani utang jatuh tempo dalam jumlah besar.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia disegani oleh banyak negara. Itu karena ekonomi Indonesia tetap stabil dan tumbuh kuat di tengah gejolak global.
Permohonan PKPU tersebut muncul akibat gagal bayarnya PT. Bandung Daya Sentosa terhadap supplier-nya yaitu PT Triboga Pangan Raya senilai Rp23,1 miliar.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) bakal menaikkan pencairan dana layanan peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) hingga Rp10 miliar.
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aturan terkait perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) diperketat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved