Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai perusahaan pembiayaan yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro terus melakukan pemberdayaan terhadap nasabahnya.
Pendampingan agar nasabah naik kelas menjadi salah satu strategi PNM melalui peningkatan skill agar mampu menciptakan inovasi produk.
Salah satu nasabah PNM yang merasakan manfaat dari pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) tersebut bernama Marie Chrestien Tahalele.
Baca juga: Nasabah PNM Mekaar dari Bali Turut Selamatkan 1.200 Orang dari Jeratan Rentenir
Jika olahan dendeng identik dengan daging sapi, nasabah PNM satu ini sukses lakukan inovasi. Memiliki hobi memasak, Marie mengolah dendeng dari bahan baku yang tidak biasa yaitu rusa.
Dimulai dari Usaha Dendeng Daging Rusa
Ia memulai usaha dendeng rusa untuk membantu sang kakak yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.
Kakak Marie menjadi perpanjangan tangan untuk menawarkan olahan masakan Marie kepada saudara dan kerabat. Sedangkan Marie mempromosikan produknya secara online.
Marie menyadari jika ia menjual olahan dendeng sapi, akan lebih sulit untuk bersaing, sehingga harus melakukan inovasi.
Baca juga: PNM Mekaar Penuh Inspiratif ‘Sejahtera karena Berani Memulai
“Kalau kita tidak mampu berinovasi atau menciptakan produk baru, kita akan kalah dari yang lain,” tutur perempuan yang mulai merambah menu abon ikan tuna.
Selain produk yang unik, kemasan yang menarik juga bisa menambah nilai jual usahanya. Ia mulai memahami trik cerdas pakai kemasan setelah mengikuti pelatihan PKU dari PNM.
Pesanan Meningkat Saat Ramadan
Sebelumnya, Marie hanya menggunakan plastik mika untuk membungkus dendeng rusa buatannya. Kini, ia mulai memvariasikan kemasan dagangannya, terutama untuk pesanan di bulan Ramadan.
“Kaget sekali banyak yang pesan (dendeng rusa) di bulan Ramadan, mungkin untuk stok sahur dan berbuka ya. Ada juga yang mau kirim sebagai parcel, biasanya saya kemas khusus kombinasi dendeng dan abon ikan tuna,” jelasnya.
Baca juga: Bantu Produk UMKM Masuk Mall, Sandiaga : Kita Juga Dorong Digitalisasi
Marie juga mengakui banyak pelanggannya yang memesan dendeng rusa dan abon ikan tuna sebagai menu pendamping ketupat untuk dinikmati di hari lebaran. Namun, tidak semua pesanan bisa ia penuhi. Pasalnya, saat ini bahan baku daging rusa sulit didapat.
Tidak kehabisan akal, Marie merambah usaha kue kering untuk menggantikan pesanan dendeng rusa.
Ia tak segan menawarkan kue kering jualannya kepada pelanggan yang tidak mendapatkan slot pesanan dendeng rusa.
Baca juga: Banjir Pesanan saat Ramadan, Ini Tips bagi UMKM agar Cuan Maksimal
Ilmu yang ia dapatkan dari PNM lewat program PKU banyak membantunya berpikir kreatif dan mencari solusi bagi usahanya.
Marie bersyukur bisa bertemu dengan AO Mekaar yang mengajaknya bergabung menjadi nasabah PNM yang telah sukses memberdayakan 14.462.875 nasabah Mekaar dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp19.57 Triliun (periode Januari – Maret 2023).
“Kita cuma bisa terus berusaha. Kalau menemukan jalan buntu tidak boleh patah semangat, cari jalan baru lainnya,” tutup perempuan asal Ambon ini. (Nik/S-4)
Siti Patimah Azzahra harus bertahan dengan kondisi finansial yang terbatas, menyelesaikan skripsi yang tak kunjung rampung, dan menghadapi tekanan hidup seorang diri.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan dan semangat kepada Keluarga Besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
Transformasi ekosistem Ultra Mikro menjadi salah satu fokus utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada 2026 sebagai bagian dari Holding UMi bersama BRI dan Pegadaian.
Tantangan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia tidak berhenti pada keterbatasan akses modal.
PNM mengimplementasikan ESG melalui pemberdayaan ibu-ibu pelaku usaha lokal.
Di tengah dinamika pasar keuangan, kolaborasi antara manajer investasi dan perbankan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman.
Di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kebutuhan pembiayaan bahkan diperkirakan mencapai Rp4.300 triliun.
BNI berkomitmen menyelesaikan pengembalian dana Rp28 miliar milik CU Paroki Aek Nabara secara transparan dan akuntabel sesuai proses hukum yang berlaku.
Ekspektasi nasabah terhadap layanan asuransi semakin meningkat. Tidak hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada transparansi, kemudahan akses informasi, serta pendampingan.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved