Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anak usaha PT Astra International Tbk, PT United Tractors Tbk, melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN) resmi menambah kepemilikan saham di PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang merupakan operator Pembangkit Listrik Mini Hydro atau PLTM.
Adapun EPN merupakan anak usaha United Tractor yang menekuni bisnis di sektor energi yang ramah lingkungan atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT).
Direktur Utama ARKO Aldo Henry Artoko mengatakan telah dilakukan penantandatanganan perjanjian jual beli (CSPA) antara EPN dan ACEI
Singapore selaku penjual untuk menambah kepemilikan EPN melalui pembelian saham ARKO yang dimiliki oleh ACEI Singapore sebesar 21,61%.
"Transaksi penambahan kepemilikan saham di ARKO dilakukan Grup Astra melalui anak perusahaannya, yaitu UNTR. Total nilai transaksi pembelian mencapai Rp176,5 miliar, sehingga total kepemilikan Grup Astra melalui UNTR di ARKO bertambah menjadi sebesar 31,49 %," ujar Aldo dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Menurut Aldo, transaksi penambahan kepemilikan saham itu sangat penting bagi perseroan karena Grup Astra dan ARKO memiliki visi misi yang sama dalam pengembangan energi baru terbarukan untuk Indonesia.
Dengan masuknya Grup Astra ke dalam ARKO, lanjut Aldo, pihaknya yakin bisa lebih mempercepat perkembangan energi baru terutama untuk mendapatkan proyek-proyek yang berskala besar dengan kapasitas di atas 25 MW per proyek guna merealisasikan visi perusahaan, yaitu untuk meningkatkan bauran energi terbarukan di Indonesia melalui pengembangan potensi tenaga air di Tanah Air.
"Harapan ini tentunya didukung oleh kemampuan teknis, keuangan dan fundamental ARKO yang kuat," kata Aldo.
Menurut Aldo, transaksi tersebut mendatangkan banyak manfaat bagi ARKO. Perseroan bisa masuk ekosistem perusahaan yang sudah matang dengan budaya korporasi yang baik dan bisa bertumbuh besar lebih cepat lagi.
"Kami bisa memanfaatkan resource dari Grup Astra atau United Tractor untuk keperluan perkembangan perusahaan di masa depan,"ujar Aldo.
Ia menambahkan, dengan kemitraan tersebut, perseroan juga memiliki akses yang lebih baik ke pembiayaan untuk proyek yang lebih besar dan penerapan GCG yang lebih baik untuk ARKO.
Aldo menambahkan, perseroan menyiapkan belanja modal Rp200 miliar hingga Rp250 miliar pada 2022 untuk pembangkit listrik tenaga air.
"Kami juga berencana membelanjakan modal untuk proyek energi terbarukan lainnya, yaitu Arkora Tenaga Matahari sekitar Rp20 miliar di
2022," kata Aldo.
ARKO saat ini mengoperasikan 17,4 MW pembangkit listrik ramah lingkungan dan sedang membangun 15,4 MW pembangkit listrik tenaga air. ARKO juga sudah memiliki proyek-proyek pada masa depan yang siap dikembangkan untuk dibangun dengan total kapasitas sampai 50 MW.
Perusahaan juga sedang mengincar proyek-proyek pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas di atas 25 MW per proyek untuk dikembangkan tiga hingga empat tahun ke depan. (Ant/E-1)
RUPST Astra 2026 menetapkan dividen Rp390 per saham, laba bersih Rp32,77 triliun, susunan manajemen baru, serta penunjukan auditor 2026.
Saatnya perempuan mengenali potensi diri dan mengambil peran.
FIFGROUP yang merupakan grup manajemen dari FIF ASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda di Indonesia.
Yayasan Astra–Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA MDR) menjalankan program pemberdayaan pendidikan di Sumba Timur pada 10–11 April 2026.
Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia Awards atau SATU Indonesia Awards kembali digelar dengan semangat baru.
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan kinerja solid dengan raihan laba bersih yang melonjak signifikan dari Rp16,2 triliun pada 2020 menjadi Rp32,8 triliun pada 2025.
INDONESIA terus mendorong percepatan transisi menuju energi bersih seiring besarnya potensi energi baru terbarukan (EBT) yang dimiliki.
Potensi tersebut menjadi salah satu kekuatan Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan krisis.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
Sepanjang tahun 2025, NBRI mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain penguatan kapasitas SDM nasional melalui program pelatihan, Battery School, dan industrial training.
KOMISI XII DPR meminta pemerintah memastikan bahwa rencana pembangunan 50 pembangkit listrik berbasis sampah tidak berujung mangkrak karena persoalan biaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved