Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UMUMNYA sebuah kedai kopi atau coffee shop menggunakan tema klasik/tradisional pada gerai mereka. Hal ini tergambar pada beberapa gerai coffee shop terkenal yang menggunakan warna dominan hijau atau cokelat. Hal itu diperkuat dengan penggunaan ornamen bernuansa klasik atau tradisional.
Namun, Oddity Coffee tidak mau terjebak pada pola yang hampir mirip dengan kedai kopi kebanyakan. Oddity Coffee memilih keluar dari pattern coffee shop pada umumnya, bahkan terkesan nyeleneh.
Pengakuan atau testimoni terhadap gerai Oddity Coffee yang cenderung nyeleneh ini berawal dari maraknya ulasan mengenai gerai mereka di media sosial, terutama di Instagram dan Tiktok.
Contoh akun Instagram @sliceofdave yang menuliskan, '..Couldn't stop applauding the well-thought-of design concept of this newly opened cafe with the details and some interesting peculiar shapes and elements nicely applied. Very inspirational. I mean, may I steal four of the chairs for my dining table at home?'.
Ada juga Google Review dari Elvira P. "..Tempatnya cakep banget. Ada banyak tempat buat duduk sambil kerja, ada meja panjang, meja personal, meja dengan sofa, smoking room. Ada juga yang kaya lounge pribadi hahaha. Wifi works good..," tulis Elvira.
Kedai kopi yang menawarkan konsep unik ini bukan saja sukses mencuri atensi pengguna Instagram dan Tiktok, tetapi juga mendapat apresiasi dari warganet pengguna Google.
Oddity Coffee berlokasi di Kelapa Gading, tepatnya di depan SD Tunas Karya dan di samping Pasar Mandiri (pasar yang sangat terkenal di kalangan penghuni Kelapa Gading dan sekitarnya). Kedai kopi ini memang unik, berbeda dari coffee shop pada umumnya.
Baca juga: Dorong UMKM melalui Workshop Edukasi Digitalisasi
Berdiri sejak November 2021, Oddity Coffee rupanya sukses mencuri perhatian masyarakat dengan namanya.
"Oddity Coffee dibangun dengan konsep mix-used bagi para pencinta kopi. Selain menjadi tempat ngopi yang nyaman juga menjadi tempat meeting atau hangout dan satu lagi Oddity Coffee mengusung konsep work from cafe bagi mereka yang mau bekerja atau belajar yang nyaman," jelas Rebecca Sharon, salah satu owner Oddity Coffee, dalam keterangannya, Kamis (28/7).
Oddity Coffee dimiliki oleh tiga anak muda, yaitu Rebbeca Sharon, Angelica Shanon, dan Ezra Bryan. Sehingga tidak mengherankan jika kedai ini kental dengan suasana milenial yang tentu penuh dengan spot–spot yang Instagramable.
Angelica menjelaskan, mereka yang berkunjung ke Oddity Coffee pada umumnya betah berlama-lama. "Karena selain kami sangat memperhatikan kenyamanan pengunjung pastinya Oddity Coffee menyajikan menu-menu kopi yang dibuat dari specialty grade coffee beans," ujarnya.
Specialty coffee merupakan kopi yang dinilai lebih dari 80 poin dari skala 100 oleh certified coffee taster (SCAA) atau licensed Q grader (CQI). "Menu lain yang tersedia antara lain shortbread latte, macadamia latte, pandan latte, dan masih banyak lainnya," jelas Ezra Bryan.
Mengingat nama Oddity yang versatile (menggelitik), Ezra mengaku mempunyai misi untuk membuka sejumlah cabang di berbagai kota dengan konsep yang berbeda untuk menyesuaikan market di setiap kota.
"Untuk cabang selanjutnya, kami akan membuka di Bali dengan konsep yang berbeda," ungkapnya. (RO/OL-16)
Selain sebagai minuman, kopi juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, seperti membantu fokus, meningkatkan metabolisme
Kopi yang ditanam di Karangsari, Kuningan, itu telah lolos kurasi. Sebelumnya, kopi yang sama telah berpartisipasi pada World of Coffee 2025 di Jakarta
Menyikat gigi sebelum minum kopi untuk menghilangkan plak dan menciptakan permukaan yang lebih bersih dapat membantu mengurangi noda.
Tren kopi campur lemon diklaim bisa menurunkan berat badan hingga menyehatkan kulit. Simak fakta medis dan risikonya bagi lambung di sini.
BPDLH berkolaborasi dengan PT Mars, OFI, dan Barry Callebaut untuk menyalurkan dana bergulir bagi petani agroforestri guna mendukung ekonomi rendah karbon.
Sesuai dengan identitas brand Citadines, yakni For the Love of Coffee, perayaan tahun ini mengusung konsep dekorasi unik yang memanfaatkan biji kopi dan material daur ulang.
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved