Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOMI dan keuangan syariah di Indonesia memiliki peluang besar untuk bertumbuh. Pasalnya mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim serta dapat menjadi pasar yang cukup signifikan mendorong keberadaan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Demikian disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam Indonesia Sharia Summit 2021: Indonesia: The Future World Sharia Economics Center bertajuk Kemeslahatan Untuk Bangkit Bersama, Kamis (23/9).
"Bagi saya yang terpenting adalah market, itu tumbuh atau tidak. Memang sebagai negara yang mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, konsekuensinya adalah kita harus meningkat dari ranking indeks syariahnya," ujarnya.
Erick menambahkan, potensi dari pasar domestik itu kian dimantapkan dengan proyeksi pada 2025 penduduk muslim dewasa sebagian besar akan masuk dalam kelompok orang berpendapatan menengah ke atas. Hal tersebut menurutnya perlu dicermati agar menjadi peluang yang bisa ditangkap, bukan justru menjadi bumerang.
Sebab menurutnya hal itu merupakan kelemahan dari upaya pengembangan ekonomi syariah, yaitu, kerasan menjadi pasar dari negara lain tanpa bisa memanfaatkan pasar tersebut.
"Jadi market kita tumbuh dari yang menikmati market kita bukan lah kita. Makanya penting bagaimana kita melakukan pemetaan," terang Erick.
Erick yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu mengungkapkan, saat ini sedang disiapkan peta jalan untuk mendorong ekonomi syariah bertumbuh secara eksponansial. Setidaknya didapati enam sektor yang dianggap potensial menumbuhkembangkan geliat ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Enam sektor tersebut yakni keuangan, fesyen, makanan, perjalanan, kosmetik dan farmasi, dan media dan rekreasi. Bila industri ekonomi dan keuangan syariah mampu menangkap potensi dari enam sektor tersebut, tak diragukan pertumbuhannya akan signifikan.
"Ini supaya ada balance, dari luar juga ke kita, jangan hanya kita pergi ke luar untuk haji dan umrah yang memang merupakan keharusan. Nah iklim ini harus kita perbaiki agar market tumbuh, tapi jangan market ini diambil oleh orang lain," terang Erick.
"Kami di MES tidak muluk-muluk, tapi bagaimana kita ingin memastikan dan mengembangkan serta keberpihakan mengenai pasar industri halal. Di mana kalau kita bisa kuat di market kita, ke luar negeri pun akan lebih mudah. karena market kita besar, dan terus mengembangkan industri keuangan syariah," sambungnya.
Baca juga : Kunjungi Kota Solo, Airlangga: Pemerintah Terus Dukung Kemajuan UMKM
Guna mencapai titik optimum dari potensi tersebut, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari semua pihak. Keterlibatan semua pihak itu dinilai merupakan keniscayaan agar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia dapat bersaing di tingkat internasional.
Namun hal itu juga diakui tak akan berjalan dengan mulus. Sebab, Indonesia masih dihadapkan pada rendahnya literasi ekonomi dan keuangan syariah meski mayoritas penduduknya muslim.
Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo menyatakan, literasi ekonomi dan keuangan syariah yang rendah di Indonesia telah menjadi persoalan menahun. Perubahan dan peningkatannya cenderung lambat.
Karena itu, kata Ventje, disusun master plan 2019-2024 mengenai ekonomi keuangan syariah. Master plan tersebut diharapkan mampu menjadi rujukan bersama agar bisa bergerak ke titik tujuan yang sama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi keuangan syariah.
"Salah satu program dari master plan ekonomi dan keuangan syariah itu adalah bagaimana membuat literasi ini semakin hari semakin meningkat. Untuk itu pada Januari 2021 Bapak Presiden menunjukkan brand ekonomi syariah. Brand ini juga menjadi penanda bahwa syariah dan halal itu bukan hanya untuk menjalankan kewajiban masyarakat muslim, tapi juga menjadi pilihan rasional semua orang, termasuk mereka yang non muslim," jelas Ventje.
Sementara itu, keuangan syariah Indonesia juga dianggap cukup menjanjikan. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengatakan, kendati pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia tergolong terlambat, namun upaya untuk memajukan industri keuangan syariah patut diapresiasi.
"Dengan kehadiran BSI, diharapkan bisa menjadi lokomotif untuk bisa menarik potensi yang ada ini menjadi bisnis yang lebih real," jelasnya.
"Preferensi masyarakat yang kuat untuk ikut berpartisipasi dalam perbankan syariah ini cukup menarik. Bila dibandingkan dengan perbankan konvensional, dari sisi DPK selama lima tahun pertumbuhan syariah itu dua kali dibandingkan dengan konvensional," tambah Hery.
Namun dia mengakui perbankan syariah masih tertinggal dari sisi penetrasi terhadap PDB, kita paling tertinggal. Sebab tingkat penetrasi keuangan syariah terhadap PDB baru mencapai 3%, terlampau jauh lebih rendah dari beberapa negara lainnya.
"Tapi masih ada sinyal menggembirakan, data selama tahun 2019, 2020, sampai 2021 ini memang perbankan syariah menunjukkan daya tahan yang tinggi, tumbuh lebih baik dibandingkan dengan konvensional maupun industri perbankan nasional, baik dari sisi aset, Juni 2021 pertumbuhannya mencapai 15,80%, sementara dari sisi pembiayaan juga tumbuh di atas 7%, dan DPK sangat bagus pertumbuhannya. Ini menggambarkan bahwa syariah ini punya wide space untuk tumbuh lebih tinggi lagi dibandingkan dengan sebelumnya," pungkas Hery. (OL-7)
Di tengah meningkatnya minat terhadap kewirausahaan berbasis etika dan transparansi, keberadaan PLBS juga mempertegas kepatuhan Herbalife terhadap prinsip syariah.
Arah pengembangan ekonomi syariah ke depan tidak boleh lagi hanya berfokus pada sektor keuangan, melainkan harus menyentuh kegiatan produksi dan distribusi di desa.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Sandiaga menekankan pentingnya program strategis yang mampu mengubah penerima manfaat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki)
Pemeringkatan ini mengevaluasi institusi berdasarkan tiga kriteria utama: Kedalaman Kurikulum (45%), Kredibilitas Institusi (35%), dan Dukungan Ekosistem (20%).
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
MENTERI Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi peran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah kantongi calon lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Satu negara Asia beri respons, tunggu kesepakatan resmi!
Penetapan program kompetisi musim 2026/2027 dilakukan lebih awal sebagai langkah strategis antara PSSI dan I.League.
Kesuksesan Piala Presiden 2025 disebut sebagai buah kerja kolektif lintas sektor yang terbangun dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved