Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING berkembangnya pengetahuan dan teknologi, perlahan generasi muda mulai terjun ke sektor pertanian. Kementerian Pertanian menangkap hal ini dengan program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meyakini tumbuhnya pengusaha muda di sektor pertanian akan mampu memperkecil angka pengangguran di Tanah Air. Karenanya Mentan menargetkan hadirnya jutaan petani dan pengusaha milenial di sektor pertanian.
"Telah banyak program pemerintah mempromosikan pertanian yang berkelanjutan dan meningkatkan minat generasi muda untuk terjun dan berperan aktif dalam pembangunan pertanian. Salah satunya adalah YESS yang merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD)," tuturnya.
Saat ini, sasaran YESS adalah pemuda yang ingin atau berminat di bidang pertanian. Ada empat provinsi yang menjadi lokasi dari program YESS, yakni Kalimantan Selatan (Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu), Sulawesi Selatan (Bantaeng, Bone, Bulukumba, Maros), Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Subang), Jawa Timur (Malang, Pasuruan, Tulungagung, Pacitan).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, yang juga penanggung jawab YESS, menyatakan program ini dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten di bidang pertanian.
“Keberhasilan program YESS akan menjadi percontohan dan tolok ukur untuk pelaksanaan program pengembangan pemuda tani dan kewirausahaan muda di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian maka pengelolaannya harus dilakukan dengan baik, oleh tenaga yang professional dan berkomitmen tinggi,” tutur Dedi dalam keterangannya, Selasa (25/5).
Untuk menunjang keberhasilan program YESS, BPPSDMP akan melibatkan berbagai pihak baik dari kementerian/lembaga maupun institusi lainnya yang terkait, salah satunya adalah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Adanya kesamaan misi untuk mengurangi tingkat pengangguran di pedesaan, Kementan dan Kemnaker akan bersinergi memberikan pelatihan vokasi serta pemagangan bagi pemuda-pemudi yang menjadi penerima manfaat program YESS.
Pada rapat koordinasi yang dilaksanakan di Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kemenaker, Bekasi, Selasa (25/5), Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan, Muhammad Ali, menyatakan dukungan penuh Kemnaker khususnya BBPP dalam peningkatan kompetensi dan produktivitas SDM pertanian. Khususnya, pemuda-pemudi yang ada di 15 kabupaten lokasi program YESS.
“Kami mendukung penuh program ini, dimana tujuan kita adalah sama mengurangi jumlah pengangguran melalui peningkatan tenaga kerja dan lapangan kerja di sektor pertanian,” ujar Muhammad Ali.
Pada kesempatan yang sama, Project Manajer program YESS Inneke Kusumawaty menyatakan hampir semua kegiatan yang ada dalam komponen program YESS dapat disinergikan dengan program yang ada di Kemnaker.
Diantaranya program magang bersertifikat, peningkatan kapasitas pelaku usaha dan penerima manfaat program yess serta pelatihan teknis pertanian serta literasi keuangan.
Pada rapat koordinasi ini, dibahas pula Perjanjian Kerja Sama antara BPPSDMP Kementan dengan Kementerian Pertanian dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan sebagai legalitas yang mendasari kerja sama ini.
Inneke pun berharap melalui kerja sama ini, program YESS dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat pengangguran di perdesaan.
“Dengan banyaknya penerima manfaat program YESS yang telah mendapatkan pelatihan akan mengingkatkan pengetahuannya serta dapat memotivasi mereka untuk membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian," katanya.
"Kita bekali mereka tak hanya dengan pelatihan teknis terkait budidaya maupun pascapanen tetapi juga bagaimana meningkatkan orientasi pasar, pelatihan literasi keuangan hingga penyusunan proposal usaha yang sesuai dengan persyaratan Perbankan. Jika ini semua dapat berjalan dengan baik kami yakin pada akhirnya tingkat perekonomian daerah pun akan meningkat,” tegas Inneke optimis.(RO/OL-09)
Pada dasarnya jika kita menjadi seorang wirausaha harus mampu menanggung risiko dari suatu hal yang kita jalankan.
Wirausaha dengan usaha kecil makin menjamur di kalangan masyarakat. Hal tersebut tentu hal yang menggembirakan mengingat kewirausahaan merupakan salah satu bentuk kemandirian.
Puluhan ribu warga telah ,enggunakan layanan gratis dari Program Ambulance Siaga J99 sejak tahun 2021.
Ia juga menyampaikan bahwa semangat berwirausaha perlu ditumbuhkan sejak dini.
Pasar Vietnam yang tengah berkembang pesat, didukung oleh ekonomi yang stabil dan pertumbuhan kelas menengah yang signifikan, membuatnya menjadi target yang sangat menarik bagi Modena.
PT MHU mengembangkan 30 hektare area Miniatur Hutan Hujan Tropis. Selain itu, MHU turut serta membangun kawasan Hutan Lindung seluas 1,000 hektare.
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved