Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa atau Rabu WIB (28/10), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 1,09 persen atau 63,02 poin, menjadi menetap di 5.728,99 poin.
Pada Senin (26/10/2020), indeks FTSE 100 terpuruk 1,17 persen atau 68,27 poin menjadi 5.792,01 poin, setelah melonjak 1,29 persen atau 74,63 poin menjadi 5.860,28 poin pada Jumat (23/10/2020), dan menguat 0,16 persen atau 9,15 poin menjadi 5.785,65 poin pada Kamis (22/10/2020).
M&G, perusahaan manajer investasi internasional, adalah pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue
chips dengan harga sahamnya terperosok 7,46 persen.
Disusul oleh saham perusahaan pengembang perumahan Inggris Persimmon yang anjlok turun 5,45 persen, serta perusahaan asuransi jiwa dan jasa keuangan multinasional Inggris Prudential jatuh 5,21 persen.
Di sisi lain, HSBC Holdings, perusahaan induk jasa keuangan dan bank investasi multinasional Inggris melonjak 3,37 persen, merupakan peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan peritel daring bahan kebutuhan pokok Ocado Group yang terangkat 2,30 persen dan perusahaan bahan kimia Croda International menguat 2,15 persen. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Pemerintah Berencana Sesuaikan Tarif Pungutan Ekspor CPO
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved