Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOLAR AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lain pada akhir perdagangan Rabu (Kamis, 25/6 pagi WIB), karena kenaikan kasus virus korona di Amerika Serikat. Kondisi ini mengurangi kepercayaan pada pemulihan ekonomi yang cepat, dan ketika AS membebankan tarif terhadap produk-produk Eropa.
Ketika jumlah kasus baru virus korona melonjak di banyak daerah di Amerika Serikat, gubernur New York, New Jersey, dan Connecticut yang pernah berada di pusat wabah mengumumkan bahwa mereka akan meminta pengunjung dari negara-negara dengan tingkat infeksi Covid-19 yang tinggi untuk dikarantina pada saat kedatangan.
"Pada akhirnya covid yang mengendalikan berbagai hal," kata Axel Merk, presiden dan kepala investasi di Merk Investments di Palo Alto, California.
"Konteksnya, tentu saja relevan karena dolar telah melemah dalam beberapa pekan terakhir, sehingga tidak perlu banyak untuk membalikkan tren itu," tambahnya.
Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lain menguat 0,52 persen menjadi 97,141. Indeks masih turun lebih dari lima persen dari tertinggi tiga tahun di posisi 102,99 pada Maret. Pandemi virus korona menyebabkan kerusakan yang lebih luas dan lebih dalam pada kegiatan ekonomi daripada yang diperkirakan. Dana Moneter Internasional (IMF) akan mendorong lembaga untuk memangkas perkiraan output global 2020 lebih lanjut. Kekhawatiran tentang kenaikan tarif juga membebani sentimen risiko dan mendorong permintaan akan greenback.
baca juga: Pemerintah Tempatkan Dana Rp30 T di Bank BUMN
Sementara Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengubah tarif untuk berbagai produk Eropa sebagai bagian dari sengketa pesawat mitra dagang, menurut pemberitahuan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS pada Selasa (23/6). (OL-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Kenaikan harga energi global, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian pasar keuangan kembali menekan stabilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 108 poin ke level Rp17.289 pada Kamis (23/4/2026) pagi. Simak analisis pergerakan kurs hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved