Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 telah memberikan dampak kurang menguntungkan bagi para pemegang polis asuransi yang dihubungkan dengan investasi atau unit link.
Nilai investasi yang dimiliki mengalami penurunan akibat imbas dari bergejolaknya sektor keuangan seperti saham-saham di Bursa Efek Inodnesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang kuartal pertama 2020, misalnya, engalami penurunan hingga 28%, dari level 6.299 pada 30 Desember 2019 menjadi 4.538 per akhir Maret 2020 lalu.
Semasa bulan Mei, nilai IHSG tercatat berjalan dengan volatilitas yang cukup tinggi dan menguat tajam pada akhir bulan mengikuti pergerakan indeks saham-saham dunia.
Di tengah kondisi ini, Generali Indonesia melalui inovasinya yakni RoboARMS menjaga dan mengelola porsi investasi pada unitlink sesuai dengan kondisi market dan profil risiko nasabah.
Berdasarkan data yang tercatat per tanggal 5 Juni 2020, sebanyak 98% dari seluruh polis unitlink dari nasabah yang telah mengaktifkan
fitur RoboARMS sebelum 30 April 2020, kinerja investasinya berada di atas IHSG. Bahkan beberapa diantaranya bisa mencapai hingga 22%diatas IHSG.
Setelah resmi diluncurkan April 2019 lalu, RoboARMS sangat diminati oleh sebagian besar nasabah Generali.
Bekerja layaknya robot asisten investasi pribadi, RoboARMS mengelola unitlink nasabah dengan penyesuaian alokasi aset secara berkala sesuai dengan kondisi pasar, serta melakukan adaptive action untuk mencegah kemungkinan terburuk.
Di tengah pandemi, RoboARMS mampu mengelola risiko investasi sehingga pemegang polis terkelola dengan baik di saat pasar IHSG koreksi serta tetap inline ketika pasar rebound.
CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengatakan pihaknya mengerti akan kebutuhan nasabah, termasuk kebutuhan akan teknologi yang dapat membantu mengelola investasi pada produk asuransi unitlink yang dimilikinya.
"RoboARMS merupakan inovasi yang kami hadirkan secara khusus untuk mengantisipasi risiko investasi pada polis unitlink nasabah di berbagai situasi, khususnya pada situasi seperti sekarang ini, dimana pasar investasi bergerak dengan penuh ketidakpastian. Kinerja ini menjadi bukti nyata bahwa dengan adanya RoboARMS, nasabah tidak perlu merasa khawatir karena tetap senantiasa terlindungi dan mendapatkan proteksi yang optimal,” tandasnya.
RoboARMS memberikan kenyamanan dengan adanya #AutoKendali bagi nasabah Generali yang memiliki produk unitlink, berapapun nilainya.
Ke depannya, Generali berharap lebih banyak masyarakat dapat menikmati manfaat RoboARMS melalui solusi proteksi unitlink yang tersedia. (RO/E-1)
PERENCANAAN warisan kian menjadi perhatian nasabah segmen affluent dan high net-worth (HNW), seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan aset yang tidak hanya bernilai.
Melalui pendekatan digital at heart with human touch, pihaknya menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap langkah transformasi yang dijalankan perusahaan.
Bagi driver ojol peserta asuransi Perisai, biaya pengobatannya akan ditanggung sepenuhnya, apabila mengalami kecelakaan kerja. Asuransi ini berlaku di semua rumah sakit (RS) Indonesia.
BRI Life dan BRI bersinergi dalam Wealth and Tax Excellence 2026 untuk edukasi pengelolaan aset, pajak, dan asuransi bagi perencanaan keuangan berkelanjutan.
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Inovasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk tetap berdaya saing di industri asuransi.
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved